Monday, December 29, 2008

Seminggu sebelum 2009

Huaa...nggak nyangka tiga hari lagi udah 2009. Masih tertinggal 2 hari di 2008.
Aku bersyukur, 2008 dilewati dengan aman sentosa.
Gak kayak awal 2008 yang terkapar di rumah sakit .....
Prioritas di 2009 adalah menyelesaikan thesis.
Just it.
Karena yang lain pasti bisa menyusul....

So , Happy New Year of 2009... Wish you all the best....

Sunday, December 07, 2008

Sudut Pandang



Picture taken from here

Postingan hari ini mau bahas tentang sudut pandang. Kalian pasti tau, tiap orang punya sudut pandang yang berbeda-beda dalam melihat sesuatu, walo objek ato subjek yang dilihat sama. Tema agak serius ini tiba-tiba muncul pasca nonton Twilight. Iya, film itu banyak banget pro kontra nya (akibat overexpossed and overexpectation ya begitu deh...). Ada yang bilang bagus, ada yang bilang so bored, ada yang bilang biasa-biasa aja, juga yang bilang jelek banget. Bahkan aku yang nonton bareng futsu aja punya penilaian yang berbeda tentang film itu, padahal kita nonton di tempat yang sama, jarak duduk kita nggak lebih dari 10 cm. Tapi tetap aja penilaian nya berbeda.

Mudah buat di nalar. Karena manusia emang berbeda. Biar sama-sama makan nasi, sama-sama orang Indonesia, cara melihat sesuatu itu pasti beda. Masalahnya, ga semua orang bisa ngehargain sudut pandang penglihatan yang berbeda itu. Contoh mudah aja. film Twilight itu sangat dibanding-bandingkan dengan Harry Potter, apalagi sejak pemeran Edward Cullen, Robert Pattinson maen disitu, dia dianggap "menyebrang ke pihak lawan" karena sebelumnya Robert maen di HP sebagai Cedric Diggory. Penggemar HP sebagian besar langsung memusuhi Twilight tanpa tedeng aling-aling. Dan sebaliknya. Padahal kalo dicermati baik-baik, dua film ato buku itu berbeda, yang ngarang aja beda, yang translate juga beda. Jadi, nggak usah buang waktu buat mbanding-mbandingin.

Kejadian yang sama juga sempat terjadi dengan film Indonesia berjudul Heart. Film itu busa membuat beberapa ABG menangis. Tapi aku enggak, oke, aku juga menangis, karena kecewa uang melayang begitu saja buat film yang aku pikir hanya dimainkan oleh tiga orang itu. But that's it. Sudah berlalu, tutup buku. Buat apa perang mulut dengan penggemar Irawansyah yang mengagumi aktingnya di film itu.

Gambaran lain mungkin bisa diandaikan antara aku dan temanku anggit (sori non pinjem nama en kasus bentar). Kalo kami berdua menonton TV misalnya, di taruhlah MTV (Asia), saat ada Ronan Keating menyanyi, mungkin aku akan bilang dia keren banget sementara anggit cuman ngangguk-ngangguk aja. Di lagu berikutnya, ada Eminem, dan gilirannya yang heboh sendiri sementara aku cuman tersenyum sambil angguk-angguk ikutin irama musiknya. We're in peace tough we're different (cieeeh...). Bahkan walo kita kompak Linkin Park is rockin', anggit lebih milih mengagumi Chester Bennington sementara aku mengagumi Rob Bourdon. But yet, we have no argue at all.

Just respect your self then respect others.



Oke, satu contoh lagi ya. Look at this picture. Sorry kalo agak porno, tapi gambar ini bener-bener membuat kita melihat dari sudut pandang yang berbeda.



Oke, apa yang kalian lihat. Aku percaya 100% dari kalian bakal nebak ini gambar tentang "Intimacy between men and women". Salah? Enggak. Itu benar. Tapi tahukah kalian, ketika gambar ini dihadapkan pada anak-anak , mereka menjawab itu adalah gambar 11 EKOR DOLPHIN. Berani bertaruh kalian nggak akan melihatnya. Sama seperti anak-anak yang tidak melihat gambar intim tersebut. Hahahaha....

Jadi begitulah. Sudut pandang kita emang berbeda-beda. Kalo emang kita nggak bisa melihat dari sudut pandang orang lain, biarin aja lah. Nggak usah buang-buang waktu (walaupun kalo ternyata bisa itu lebih bagus). Just respect it as well as you want to be respected.

Then, have a good day, dan Selamat Idul Adha.

Friday, December 05, 2008

Twilight (Movie, 2008)



Udah kena demam Twilight nih. Heboh promosi dimana-mana, bikin jadi penasaran. Pengen nonton.

Waktu novel nya terbit dulu, sempet banget pengen beli dan baca. Tapi ketunda-tunda mulu sampe akhirnya emang nggak kebaca. Eh tau-tau udah nongol aja filmnya. Maka jadilah aku nonton Twilight TANPA membaca dulu bukunya.

Dan akhirnya barusan aja nonton film nya. Ditemenin futsu-chan yang udah baca bukunya (buat teman nanya-nanya) dengan dadakan langsung nonton yang jam 11 siang (yang isi theater nya 90% cewek). Satu setengah jam terlewati dengan alur nonton film yang pas banget. Dimulai dari fase masih nggak ngeh-> mulai dong-mulai tertarik -> deg-degan -> klimaks -> turun pelan-pelan -> happy ending (sementara, karena masih ada tiga buku lagi).

Review pribadi, ni film bagus. Biasa saat film yang dinantikan muncul gak 100% penonton bakal bilang, "ASLI, TOP ABISSS....", apalagi buat film yang diangkat dari novel. Pasti banyak aja keluh kesah nya ato bahkan puja puji nya. Nah, buat diriku yang belum baca bukunya, asik-asik aja nontonnya tuh.

Kureview dikit kekurangan dan kelebihannya ya (be careful, SPOILER ALERT):

Dari segi seting, no doubt, asli bagus banget. View ala British land or Eire Land ternyata ada di Amrik. Hutan, gunung, bukit, dan danau nya diambil dengan sangat indah (9/10).

Terus scoring sound nya pas banget (aku dan futsu sepakat soal ini). Adegan sama sound yang muncul pas banget. Yang bikin deg-degan sampe merinding ada juga. Bahkan sempat ada sound yang bener-bener berasa muncul dari belakang kita (yang adegannya juga begitu), jadi berasa seolah-olah kita dikejar vampir beneran. Seru (10/10).

Kalo cerita nya, bagus lah sebagai orang yang belum baca novelnya. Bahasa verbal plus visual jelas lebih enak dinikmati ketimbang visual doang (alias baca buku aja). Jalan ceritanya jadi lebih runtut dan bisa dinikmati. Walo ada scene yang aku rasa terlalu cepat (bahasa itali nya, mak gedunduk gitu), yang secara logis terasa "kok tau-tau gitu ya?. Paling suka scene main baseball ala Cullen's family, hooooo...gak kalah heboh sama Quidditch nya HP. Juga adegan first date nya Bella dan Edward. Gabungan kencan ala spiderman dan superman tuh. Diajak terbang en manjat pohon, yang berakhir pemandangan indah dari puncak pohon pinus (cuma Edward yang ngajak cewek nge date pertama di puncak pohon pinus. Hehehehe....) Adegan kelahi antara Edward dan James juga keren banget (9/10).

Dari segi akting Chemistry antara Robert Pattinson (Edward Cullen) dengan Kristen Stewart (Bella Swan) yang katanya kurang emang kurang terlihat di sini. Tapi kalo dari point of view aku, malah terasa pas. Edward itu vampir. Berumur hampir 100 tahun. Dan menurut Edward, dia baru merasakan ketertarikan teramat sangat pada perempuan ya saat bersama Bella. Jadi, wajar kalo dia kikuk dan kaku begitu. Cinta Edward pada Bella emang nggak terlihat dalam sentuhan, tatap mata, gandengan, ato bahasa tubuh. Tapi lewat tindakan dan kata-kata. Yah, sedikit mengingatkan pada cinta Tao Ming Tse dan San Chai di Meteor Garden (lho?). Iya, tipe yang ceweknya diganggu dikit, hajar! But so gentleman. Romantic quote yang keluar dari mulut Edward dan Bella sesungguhnya adalah chemistry cinta mereka. contoh nya:

Edward : "Aren't you afraid of me?"
Bella : "I'm only afraid of losing you"

Edward : "...like i don't have anywhere else to go...."
Bella : "Then don't go"

Aw aw aw...

Seperti biasa di setiap film pasti ada second best nya. Di Twilight, entah kenapa tertarik sama tokoh Jasper Hale yang diperankan sama Jackson Rathbone. Lucu aja liat aktingnya sebagai vampir vegetarian baru. Agak-agak belum bisa nahan kontrol pas lihat Bella, pengen gigit aja. Nggak kalah imut sama R-Patz (9/10).

Akhirnya... secara keseluruhan, nilai film ini 9.25/10 alias bagus buat ditonton. Nggak heran banyak cewek-cewek yang mulai ngidolain Pattinson sampe rela digigit. He's worth a man ups...vampire i mean. Hahahaha.....

Fun fact: Peran Edward Cullen pertama bakal dikasih ke dia, Henry Cavill



Tapi akhirnya Meyers (the author) ngerasa cocok banget sama Robert Pattinson,


Mana yang lebih cocok jadi vampire menurutmu?

Monday, December 01, 2008

Them and their baby-sitter



Akhir-akhir di mal besar Jogja (Amplaz), semakin banyak saja terlihat pasukan berseragam baby-sitter.

Sudah seperti di Jakarta saja.

Tapi aku miris melihatnya. Cuma opini pribadi lho ya?

Apakah penting membawa DUA baby-sitter jika anda punya DUA orang anak perempuan berusia sekitar 7 dan 5 tahun saat berjaan-jalan di mal dengan suami anda? Menurut hitungan saya yang nggak hobi matematika ini, dua anak itu sangat sanggup anda dan suami anda jaga sendiri, tanpa baby sitter.

Atau perlukah membawa baby sitter saat anda mengajak anak anda yang berusia 1 tahun berenang bersama dua orang adik anda? Rasanya tiga wanita dewasa sangat mampu menjaga sendiri satu orang anak 1 tahun.

Entah ini fenomena atau tren belaka. Entah apakah merasa bangga jika membawa baby-sitter ke mal dan mereka berseragam. Apakah etis jika mereka (para baby-sitter itu) sibuk mengurus anak anda yang menangis sedangkan anda sibuk belanja atau bahkan makan?

Arti harfiah baby sitter memang pengasuh/penjaga bayi (bukan anak). Secara konsep, baby sitter diperkerjakan ketika seorang ibu/ayah tidak bisa menjaga bayi mereka pada saat-saat tertentu (misal bekerja) dan tugas baby sitter itu berakhir saat ayah/ibu nya selesai bekerja. Yang terlihat saat ini, baby-sitter itu pun tetap bekerja walaupun kedua orang tua si bayi sudah selesai bekerja.

Mungkin mengajak baby-sitter ke mal bisa dianggap sebagai hadiah atas kerja mereka. Tapi apa gunanya jika saat di mal itu pun mereka tetap bekerja? Apa salahnya memberi waktu libur sendiri pada baby sitter? Dan apa susahnya membawa dan menjaga sendiri anak anda saat berjalan-jalan? Hitung-hitung membayar waktu anda yang terbuang saat tidak bisa bersama si kecil.

Lebih kesal lagi kalo melihat si baby sitter dimarahin sama majikannya karena si anak nangis terus. WHATTTTT????

Ibu ku juga pernah memperkerjakan seorang pengasuh (bukan baby sitter, cuma 'si mbok'). Bahkan keluar kota pun bapak ibuku tidak pernah membawa si mbok untuk menjaga tiga anaknya. Semua perlengkapan dibawa sendiri, yang paling besar (aku) juga ikut bertanggung jawab.

Semoga kelak aku bisa menjadi seperti ibuku.

(Picture taken from here)

Wednesday, November 26, 2008

Last Friend (Dorama, 2008)



Udah lama banget nggak nonton dorama, eh sekalinya nonton dapet dorama yang keren banget ini (nontonnya udah agak lama sih...).

Judulnya Last Friend. Dorama ini inti ceritanya sungguah tidak biasa, makanya banyak dapat penghargaan di Jepang. Dalam dorama ini ada tentang Domestic Violance (KDRT kalo di Indonesia), Pelecehan Seksual sampe Penyimpangan Seksual (Lesbian) dalam bingkai sebuah cerita persahabatan dan cinta.

Sinopsisnya, Michiru (Nagasawa Masami) akhirnya memutuskan tinggal bersama dengan kekasihnya Sousuke (Nishikodo Ryo). Sebelum pindah, Michiru bertemu kembali dengan teman SMA nya Ruka (Ueno Juri) yang tinggal di sebuah sharehouse (kontrakan) bersama Eri, Takeru (Eita) dan Ogura. Setelah tinggal bareng, Michiru baru tahu kalo Sousuke ini sangat ringan tangan, bukan senang menolong tapi senang menggampar. Lama kelamaan Michiru ga tahan dan lari ke Ruka. Michiru pun tinggal di kontrakan tersebut, tapi tetep dikejar-kejar sama Sousuke (ni cowok ya, ganteng, kata-katanya manis, tapi hobinya mukul...argh pengen hajar balik jadinya).

Episode demi episode terlalui dengan kejar-kejaran Sousuke dengan SEMUA penghuni kontrakan itu. Diselingi cerita Eri yang jadi pelarian Ogura yang dalam proses bercerai, Takeru yang pernah dilecehkan secara seksual sama kakak perempuannya dan bisa suka sama si Ruka, trus Ruka yang mengalami Gender Identity Disorder (karena tomboy dan suka cewek a k a Lesbian) dan selalu mencintai Michiru. Hmmm......

Setelah semua deg-degan selama 11 episode, dorama ini pun selesai dengan baik dan sempurna.

Gila, keren abis. Akting paling top disini aktingnya Ueno Juri dan Nishikido Ryo. Ueno Juri yang terkenal dengan akting bego nya di Nodame Cantabile langsung berubah jadi cewek tomboy dan seorang crosser. Nishikido Ryo yang sempet bikin aku jatuh cinta atas perannya sebagai Asou di One Liter of Tears sukses membuatku pengen membunuhnya.

Ah....puas.

Blum lagi Opening Themenya yang keren abis dari Utada Hikaru ini




100000000000000000000000000000000000000000000000000 jempol!

Mau nonton? Boleh minjem ke aku kok....

Monday, November 24, 2008

Seuntai Tanya

Kenapa,
Jarak yang jauh itu pun,
Tak mampu membuatuku berhenti,
Sedetik saja untuk mencintaimu?

Kenapa,
Perbedaan di antara kita ini,
Tak bisa merenggangkan sedikitpun,
Perasaan yang ada?

Kenapa,
Kau tak berhenti saja di sini,
Jangan kemana-mana lagi,
Dan gapai aku?

Tak tahukah kau,
Terkadang terasa menyesakkan,
Walau aku masih mampu tuk bertahan?




















(Picture taken from here)

Tuesday, November 18, 2008

Daster

Sebagai wanita, coba saya bertanya, ada berapa wanita di Indonesia ini yang nggak suka pake daster? Dan berapa banyak yang suka banget pake daster?

99% saya yakin, 99% jawabannya suka pake daster.

Daster yang pada umumnya berbhan katun dan bermotif batik itu emang nyaman banget dipake. Iya, saya adalah salah satu pencinta daster. Walo daster identik dengan para ibu.


Hanya saja....entah kenapa ada seorang ustadz yang tiba-tiba melemparkan wacana ini...

"Istri sukanya pake daster aja di rumah....nggak disambut dengan cantik..."

Tunggu...tunggu....

1. Daster emang dipake di rumah. Iya kadang-kadang ada yang dipake belanja ke pasar.
2. Kalo nggak mau disambut dengan daster pake pembantu aja, jadi bisa disambut dengan cantik jelita....


Hehehehe... bapakku emang sering nyindir kalo ibu (serta aku dan adik cewekku) pulang dari jalan-jalan langsung berganti busana dengan daster.

Tapi mau gimana lagi,,, nyaman sih... Buat melakukan aktivitas di rumah emang daster paling nyaman.

Jadi bapak-bapak,,, hormatilah ibu-ibu yang gemar memakai daster, sama gemarnya dengan bapak-bapak dengan sarung...

Huahahahaha.....

Friday, October 31, 2008

Usia Yang Singkat

Lahir, Jodoh, Rejeki, dan Kematian adalah rahasia Allah.
Tidak ada yang tau kapan dan bagaimana datangnya....

Tahun 2008 ini bagiku rasanya cukup menyedihkan.
Di saat ada teman yang telah menemukan jodohnya dan memulai kehidupan yang baru,
Di tengah sukacita beberapa teman dan keluarga yang baru saja menyambut kehadiran penerus keluarga....

Ada duka,
Ada banyak berita duka...
Keluarga, sahabat, juga keluarga sahabat
Sudah kembali kepada penciptanya.....

Sedih....


Namun yang paling menyedihkan adalah berita perginya bulik/tante ku, 25 Oktober 2008 kemarin
Tepat 100 hari setelah hari pernikahannya...
Mengejutkan
Tanpa sakit, bukan kecelakaan..
Hanya memang karena sudah waktunya....
Padahal usianya baru menjelang 30 tahun
Padahal kehidupan barunya baru dimulai
Padahal baru beberapa waktu yang lalu dia SMS aku bertanya merk garam mandi yang kubawa saat pernikahnnya kemarin
Padahal dan padahal lainnya terus berkecamuk dalam tanya.....

Tapi itulah hidup....
Semuanya akhirnya kembali kepada Nya
Semua jalan kehidupan berkhir pada gundukan tanah jua

Innalillaahi Wa Inna Illaahi Raji'un.....

Pesan moral : Jalani kehidupan dengan sebaik-baiknya, selalu di JalanNya, karena kita tak pernah tau kapan IA akan memanggil kita kembali....

Miz you Bulik.....

Tuesday, October 14, 2008

Menunggu Pangeran Berkuda Putih (Part. 2)

Sambungan dari Part 1.


Nadia seperti terlempar ketika melihat nama itu. Terlempar ke masa 10 tahun yang lalu. Pusaran waktu tiba-tiba berada di depannya. Dan Nadia pun melihat potongan-potongan kenangan tentang dirinya dan seorang pria bernama Radit....

****

Radit bukan pangeran-berkuda-putih yang selama ini ia impikan. Bukan pula pria yang sesuai dengan kriterianya (walaupun Nadia sendiri bingung seperti apa kriteria pria impiannya). Tapi dengan pria itu ia merasakan hati yang berdebar, senyum yang tersungging tanpa sadar, khayalan-khayalan remaja yang romantis, dan indahnya masa SMA. Dan pria itu pula yang mebuatnya porak poranda, menghancurkan impiannya, meretakkan hatinya, membuatnya meneteskan air mata tanpa henti, dan membuatnya tak tahu bagaimana lagi mencintai pria lain selain Radit.

Padahal itu salah Nadia sendiri. Salahnya sendiri, yang membuat pria-yang-mungkin-adalah-pangeran-impiannya pergi berlalu.

Radit kakak kelasnya. Dua tahun diatasnya. Nadia mengenal Radit saat ia pertama masuk SMA. Radit adalah Wakil Ketua OSIS. Jelas bukan tipikal Ketua OSIS yang harus keren/ganteng, cerdas, dan pintar ngomong. Radit sangat biasa saja-kecuali dia sama pintarnya dengan sang Ketua.

Namun, gadis remaja SMA mana, yang akhirnya tidak jatuh cinta pada pria yang selalu ditemuinya di angkot, selalu menyapanya dengan ramah, bahkan membiarkan Nadia berjalan di sisi dalam jalan agar tak membahayakan dirinya. Hal-hal kecil yang perlahan-lahan membuat bunga di hati Nadia mekar perlahan.

Kisah Radit dan Nadia tak pernah berlanjut ke jenjang "Jadian". Radit yang sudah kelas 3 SMA mulai sibuk mempersiapkan EBTANAS. Nadia yang baru kelas 1 sering merasa bimbang dengan hubungan mereka. Saat akhirnya Radit memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tingginya di luar negeri. Nadia tak terima. Mana mungkin pacaran jarak jauh. Bagaimana bisa jalan-jalan bareng. Nonton bareng. Makan bareng. Semua yang serba bareng yang biasa teman-temannya lakukan dengan seorang PACAR.

Dan Nadia pun memutuskan dengan egonya sendiri... "Menjauhlah dari hidupku...pikirkan saja hidupmu sendiri...."

Yang disesalinya bertahun-tahun kemudian...


****

Nadia masih bimbang. Apa yang ditulis Radit? Bagaimana dia tahu alamat e-mailku?
Nadia pun masih mencoba mengingat-ingat kapan mereka terakhir bertemu? Bagaimana wajahnya sekarang? Dimana dia? Dan pertanyaan-pertanyaan lain yang menghujuam.

Hingga akhirnya kursor mouse itu pun menunjuk nama si pengirim. Klik dua kali.

"Hey..."
from : r.raditya@hotmail.com
sent : Saturday, October 11, 2008 7:43 PM
to : nadnadonly@hotmail.com

Hey Nadia. Apa kabar?
Finally...
Iseng google nama kamu, eh dapet alamat email mu...
Hope you're doing good...
Miss you so much.....
Do You?





Agh.........................................



BERSAMBUNG

Tuesday, October 07, 2008

Ngasihtauajah

Guys,,,
Semua postingan tentang lagu dah pindah ya...

Ke Sini

Catet.

Tengkyuh....

100 Hari Menjelang.....

100 hari lagi
Tertanggal dari 7 Oktober 2008 ini,sampe 17 Januari 2009 ntar....

100 hari lagi,
Menjelang seperempat abad umurku...

100 hari lagi,
Mo 25 taonn???
What have i done?

Berapa banyak impian yang belum tercapai?

Jadi psikolog? (hope will be soon)
Punya pasangan (aaah.....lewaaaat lewaaat mulu seehhh?)
Menikah dan berkeluarga?(hlaaah...cari pasangan duluuu...)
Naek haji ato umroh? (semoga dapat rejeki..)
Kerjaan yang keren abis? (Hayuuk...dikelarin dulu S2 nya..)
Ketemu Ronan Keating or Boyzone? (AMIIIIN........kenceng bangeeet...)
Beliin ini itu pake duit sendiri ke ortu en sodara2? (Amiiin lagii...)
Punya mobil sendiri? (tunggu pelangkah...hahahaha...)


Nah lho...kok...mimpinya masih separo-separo gini yah?

Buruan ah raih.. *memotivasi diri sendiri...heheheh...*

Wednesday, October 01, 2008

Selamat Idul Fitri 1429 H

Pasti aku banyak salah
Salah ucap, salah perbuatan, salah sangka...

Jadi,
Mohon maaf lahir batin ya....




Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)

Sunday, September 14, 2008

Love is a circle

Love is a circle, coming back to you,
When your love is given, with a heart that's true.

Love is a circle, going up then down,
Reaching to the heavens. returning to ground.

Love is a circle, take my hand, my friend,
Love is a circle, love will never end.

Love is a circle, setting people free,
Love is a circle, love is you and me.

Love, once it is given, has no end,
Circling forever thru all time.
Bringing love wherever man may be,
Going on for all eternity.

-- by Manny Feldman


Love Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Monday, August 11, 2008

Belajar Nyetir Mobil

Hari ini aku mulai belajar nyetir mobil.
Di lembaga bimbingan belajar menyetir mobil tentunya.

Hari pertama ini aku berdoa dua hal:
1.) Semoga mas instrukturnya nggak ganteng, jadi bisa berkonsentrasi
2.) Semoga semua lancar saja, nggak nabrak.

Doaku dua-duanya hampir nggak terkabul. Iya, gara-gara instrukturnya yang berwajah manis dengan pakaian kemeja plus sweater ituh, grogi dah (kenapa nggak berbusana biasa-biasa aja sih mas?). Hahahaha.....

Tapi lumayan kok, walo jalannya masih nggak lancar dan hobi diklaksonin (jadi merasa bersalah suka misuh-misuh sama mobil BELAJAR...maaf...) sama kendaraan di belakang. Lha, wong jalannya 20km/jam aja, ya jelas aja bikin gregetan. Huahahaha.....

Dah dulu ah...mudah-mudahan lancar-lancar aja berikutnya ya.....

Monday, July 28, 2008

The Coolest Holywood Toddler

If you were born from the-coolest-british-frontman of Bush, Gavin Rossdale,



and the-most stylish-lady singer, Gwen Stefanie,


it's just make sense if you're being the coolest hollywood toddler.

Proudly present, Kingston James McGreggor Rossdale.



This 2-year-old Kingston made all of other celebrities toddler like Suri Cruise and Shiloh Jolie-Pitt, try to have a playdate with him (win by Shiloh).

Gwen, Gavin, and Kingston made a perfect famous family potrait


He's a ladyheartbreaker wanna be.


Even with....his pacifier....



What a adorable young guy..... More about him, here

Saturday, July 26, 2008

Arsitektur Menakjubkan dari Seekor Burung

Kamis dinihari kemarin, entah kenapa sulit banget buat tidur. Udah sampe dibuat maen games ya nggak ngantuk2, malah melek penasaran sama level berikutnya. Gyahahaha.....

Akhirnya menyalakan televisi. Tidak ada yang bisa diharapkan dari acara TV Indonesia jam 2 pagi. Bukan musim bola, nggak ada yang menarik.

Sampai ke channel Metro TV, mataku akhirnya tertuju sama sebuah acara Fooled by Nature. Tentang cara binatang menarik lawan jenis. Banyak yang menarik dan membuat aku ternganga. Dan berkata "Serius? Beneran?"

Misalnya ikan Anthias yang sejak lahir berjenis kelamin betina. Ketika waktu beranakpinak telah tiba, maka ia akan berubah menjadi jantan. Lalu membuahi ikan yang masih betina. Dan begitu seterusnya. Ini ikan bimbang akan jenis kelamin kayaknya.....

Tapi yang paling menakjubkan adalah burung Namdur (Bowerbirds). Burung cantik ini memikat lawan jenisnya dengan....sarang yang dihias sedemikian rupa. Sungguh arsitek yang sempurna. Jadi si jantan membuat sarang yang cantik (beda jantan beda model sarang lho...) untuk membuas si betina tertarik. Bowerbird betina memilih jantannya berdasarkan kecantikan sarang yang dibuat sama jantannya. Jadi kalo si betina suka sama sarng tertentu, maka kawinlah mereka. Dan burung jenis ini sebagian besar adalah penganut monogomi, hanya jenis tertentu yang penganut poligami. Ouw.......

Ini ada beberapa contoh sarang bowerbirds....










Keren abisss................... Satu dari sekian banyak keajaiban Allah.....

Thursday, July 24, 2008

I (want to) choose my road...

Seems like I was always running
From someone or something
So scared what life could hold
Didn't even want to know
Each day I would stand against it
Put up my defences
Wouldn't let nobody inside
Then you walking in my life

Your love is all I know
Never let you go
Baby with you I choose my road
All my life
You're the reason why
Baby with you I walk that road
(Ronan Keating-Keep On Walking; written by Keating/Leonard/Thicke)


Kalo orang yang sudah dewasa pasti bisa menentukan, memilih dan menjalani pilihannya. Tapi gimana dengan anak-anak?

Menghormati Hari Anak Nasional, maka tertuliskanlah posting ini.

Tanggal 18 Juli kemarin, aku dan adikku berangkat ke Kudus, Jawa Tengah untuk menghadiri acara pernikahan bulik (tante) kami. Menggunakan jasa travel, kami bertujuh dengan seluruh penumpang travel berangkat dari Jogjakarta pukul 14.00 WIB. Aku dan adikku duduk di kursi belakang, hanya berdua. Di kursi tengah, terdapat seorang anak perempuan yang berusia sekitar 9 atau 10 tahun. Dia duduk bersama seorang laki-laki berusia sekitar awal 30 tahunan yang dipanggil oleh anak kecil itu dengan sebutan om. Untuk selanjutnya, aku sebut anak kecil itu dengan Ade aja ya?

Dari pertama kami berangkat. si Ade ini terus-terusan menangis. Semakin menjauhi Jogja (Magelang, Semarang) si Ade semakin kenceng nangisnya. Semakin mendekati Kudus, tangisannya semakin menyayat hati. Si om ini bolak-balik menelpon ayah dan bunda si Ade. Si Ade juga bolak-balik bilang di telpon kalo ia kangen sama kakak-kakaknya.

Waktu itu aku berpikiran, bahwa mungkin kedua ortu si ade ini berpisah. Soalnya si om ini bolak-balik nelpon ke HP ayah dan bunda, bukan ke satu HP lalu bergantian berbicara.

Setelah sampai di Kudus dan si Ade bersama omnya nyampe di rumah, seorang bapak yang juga duduk di deretan bangku itu kemudian bercerita (seperti yang dicertikan oleh si om). Jadi benar, ayah dan bunda Ade bepisah. Sang ayah bersama dua kakaknya tinggal di Jogja, dan sudah menikah lagi dengan janda beranak 1). Sang bunda pun sudah menikah lagi dan punya anak berusia 1 tahun. Perpisahan itu terjadi ketika Ade berusia 1,5 tahun. Karena sang ayah yang seniman dan tidak mempunyai penghasilan tetap, maka sang bunda pun meninggalkannya. Kedua kakak si Ade waktu itu sudah SMP dan SMA, sudah bisa memilih. Sedang si Ade tidak. Om yang bersama Ade ini adalah adik dari sang bunda. Ade menghabiskan liburan sekolahnya di tempat sang Ayah.

Menurut si om, si Ade sudah pengen banget tinggal bersama kakak-kakaknya. Masuk akal, karena si Ade pasti merasa lebih nyaman disayang oleh kakak-kakaknya, dibanding harus meyayangi adik barunya. Tapi sang bunda menolak. Tidak sampai usia si Ade 17 tahun.

Miris mendengar kisahnya. Berasa menonton film. Perceraian memang keputusan yang diambil oleh oran tua. Mereka menganggap bahwa perceraian adalah yang terbaik buat mereka. Yaa, mereka. Kalo ada kasus seperti Ade ini, harusnya mereka bertanggungjawab. Ade menderita karena perpisahan kedua orangtuaya. Dia belum bisa memilih jalannya, namu dipilihkan. Dan ia tidak bahagia, atau, kurag bahagia. Padahal Ade punya hak untuk didengarkan pendapatnya, punya hak untuk diberi kasih sayang, dan sebagainya seperti dalam 31 Hak Anak.

Anak-anak di Indonesia, ternyata belum semuaya bahagia. Mari jadikan mereka anak yang bahagia. Karena kita pernah menjadi seorang anak, dan pasti ingin bahagia.....

Untuk seluruh anak Indonesia.... Semoga kalian mendapatkan kebahagiaan....



Oh Bahasa (2)

Postingan ini diawali oleh sms seorang teman yang menanyakan soal bahasa inggris. Sms nya begini..."...mau buat jaket angkatan nih.... kalo teknik mesin bahasa inggrisnya machine engineering bukan? kok aneh ya?"

*garuk-garuk kepala*

Sempat pengen ngerjain dengan membalas "Engine Engineering", engine artinya mesin kan? Gyahahaha......
Juga terbersit pikiran, "Kenapa jaket angkatan harus dibuat menggunakan bahasa inggris? Kenapa nggak pake bahasa Indonesia aja seeh? Lebih gampang kan.....

Kejadiannya juga sama kayak tahun 2002 an, ketika teman2 angkatan pengen buat jaket angkatan. Nggak ada masalah dengan nama fakultasnya. Karena jelas, Psychology. Perdebatan mulai ribut dengan nama universitas. Universitas Islam Indonesia, diterjemahkan menjadi apa?
#1. Indonesian Islamic University? ato
#2. Islamic University of Indonesia?
Secara harfiah kalo yang baca orang Indonesia pasti bilang... ah, sama aja tuh... Tapi menurut orang yang cukup ahli (sampe ditanya ke tempat bimbel loh, niat bangeeet....), kedua kalimat itu berbeda makna. #1 bermakna kalo universitas tersebut adalah universitas nya orang islam indonesia, yang berarti bahwa ada islam lainnya, islam malaysia, islam arab, islamnya amrik, dst... kalo yang #2 artinya lebih masuk, yaitu universitas islam yang berada di indonesia.

*manggut-manggut*
keputusan, pake yang no.2

Ada lagi yang bingung banget untuk membahasainggriskan jurusan Penginderaan Jauh, Fakultas Goegrafi. Bolak-balik nanya. "masak Remote Sensing sih kak? kok aneh ya?". Waktu itu aku tanya lagi, "di kamus ada nggak?". Dia jawab ada. Nah, kok bingung? Dalam hati aku juga ngerasa aneh sih, kalo yang dipelajari adalah mengenai Pengkontrolan Jauh, dan ada jurusannya, maka nama jurusan di jaket angkatan bisa Remote Control dong? Huehehehehe......

Yang di teknik elekro juga sempat bingung. Electro engineering ato electricity engineeing?
*guling-guling*
Ya electrical engineering dong.....

Makanya, pake bahasa indonesia aja kenapa sih? Kan lebih enak. Lebih ngerti.

Ngomong2 soal engineering, bapakku bilang asal katanya dari engine (mesin) dan near (dekat). Jadi engineer (tukang insinyur) itu adalah orang yang kerja di dekat mesin. Masuk akal plus ngasal.

Trus tentang Teknik Mesin, yang benar adalah Mechanical Engineering. Secara makna, bukan harfiah. Soalnya kalo diterjemahkan balik tuh Mechanical Engineering artinya jadi Teknik Mekanik. Halaaaah.......

Saran: Boleh ngecek disini kalo pengen tau Bahasa Inggris yang benar. Bukan masalah menterjemahkan, tapi juga mengenai makna dan pemakaian kata dalam kalimat. Jadi nggak kaya Engine Engineering yaaaaaaaa....... Yang secara harfiah benar, tapi secara makna ngaco.....

Hidup bahasa Indonesia!

See the Part 1 here.

Friday, June 27, 2008

The Greatest Comeback

Kalo pada belum tau, kukasih tau ya. I'm a big fan of Boyband. Iyah, sekumpulan cowok cakep bisa nyanyi plus nari itu. Malu? Enggak lah. Semua orang punya selera musik masing-masing kan?


Sejak kenal musik, terus terang lagu-lagu dari boyband emang yang paling ngena di kuping dan hati. Nggak tau kenapa. Boyband pertama yang kusuka adalah, jelas, NKOTB. Terus bermunculanlah satu-satu, macamnya Take That, Backstreet Boys, Boyzone, dan seterusnya.

Sayang, kelompok jenis ini susah bertahan. Satu-dua album keluar, terus kelar. Yang masih eksis modelnya BSB sama Westlife juga nggak jauh dari guncangan. Satu-satu pun bubar.

Eh....sekarang, yang bubar-bubar itu pada muncul lagi. Pelopornya, Take That. Sukses, Boyzone ikutan. Sukses juga, NKOTB dah....


Ngomongin soal NKOTB, dari sekian banyak boyband yang comeback again, kembalinya NKOTB ke dunia musik adalah yang paling keren. Still had a good song, good looking, and a hot dance. Sumpah. Kalo boyband lainnya pada kaku goyang, ni boyband masih hot aja. Even with my favorite boyband, Boyzone. Nggak percaya, lihat aja di first appearance dan video klip summertime mereka ini. Mantabbbb.... Bandingin sama ini ataupun, maaf, ini.


The comeback of NKOTB is the best! Umm...tapi masih pantes dipanggil Kids nggak ya? Dah tua-tua gitu..... Jon (39), Danny (39), Donnie (38), Jordan (38), Joey (36).

Yang jelas, menurutku they doing great! *jadi pengen nyari buku tulis ku dulu, yang bergambar mereka, hihihihi...*

Monday, June 23, 2008

Sendirian Aja....

Beberapa hari yang lalu, nggak tau kenapa, rasanya bete banget. Serba salah. Perasaan nggak enak. Mo nangis aja. [Ternyata lagi PMS]

Ditengah perasaan yang kacau balau itu, aku memutuskan untuk menjalani Me-Time. Alias bersenang-senang untuk diriku sendiri.

Diawali dengan jalan-jalan (sendirian) ke JEC (Jogja Expo Center) buat liat pameran komputer. Bosen, lanjut ke Ambarrukmo Plaza. Ternyata, di sana juga lagi ada pameran. Pameran pembangunan propinsi2 di Indonesia. Lumayan...ada obat kangen kampung halaman.

Amplaz tiga kali mati lampu. Ada yang kejebak di lift. Serem juga ternyata, bergelap-gelapan di tempat sebesar itu.

Lanjut nonton di 21. Death Sentences. Sebuah film drama-suspence yang keren banget. 15 menit pertama, nangis mbrebes. 30 menit kemudian, deg-degan. Menit-menit terakhir, tarik napas, tutup mata, njerit, menghela nafas, bergidik, dan seterusnya...... Nonton aja. Tapi nonton di bioskop lebih asik, efek suaranya itu lho.....

Sedikit lega. Haus. Ke Food court Amplaz. Minum sendirian. Ada mas-mas, numpang duduk di tempatku. Dia kemudian bertanya,
Sendirian aja mbak?

Aku jawab
Iya


Dia nanya lagi,
Kalo besok2 nggak ada teman, sms aku aja. Ntar tak temeni.

Aku,
Pergi. Serem.


Di kos,
Adik koksku yang tau aku jalam2 sendirian bertanya.
Kok sendirian aja sih. Tau gitu tak temenin. Kan nggak enak jalan sendirian.....

Jawabku,
Kalo berani sendirian, buat apa barengan.


Sometimes.....sendirian itu lebih enak
Tapi, bersama2 dengan teman atau keluarga itu lebih aman....


Btw, temen2ku pada pindahan nih.... Aku? Belum kepikiran. Tipe setia sih........

Wednesday, June 04, 2008

Now and Then : Hanson Brothers


Kenal sama orang-orang di atas? Pasti agak-agak kenal tapi lupa. Tak ingetin deh... Mereka adalah Isaac, Taylor dan Zach yang pernah meroket di era 90 an dengan lagu Mmbopp. Yup, they are Hanson! Inget kan? Kalo nggak inget, ni mereka waktu jaman dulu.... Lucu ya?



Ngeliat mereka jadi sadar, another years has gone by........ I'm getting older....

Thursday, May 29, 2008

Teh Kotak


Sebut merk. Tapi gak pa pa.
Mungkin gak banyak yang tau, tapi aku suka banget teh ini.
Udah dari jaman SMP aku suka minuman ini
Padahal rasanya ya sama aja, rasa teh.
Dibanding es teh harganya malah lebih mahal.

Tapi,
Ada kehangatan didalamnya...
Ada kenangan....
Tentangmu........

Mellow yah?
Biasa, jadi kangen soalnya.....

Tapi bener, dari jaman dulu
Teh ini favoritku......

Wednesday, May 21, 2008

Ngidam

Tau ngidam kan? Iya, itu tuh, kepengennya para ibu-ibu hamil. Ngidam tuh aneh-aneh ya? Ada yang bilang ngidam itu cuman sugesti aja. Ada juga yang bilang kalo ngidam tuh alasannya para istri aja, biar diperhatiin sama suaminya (biasanya yang usaha buat memenuhi ngidamnya istri, para suami kan?). Apapun definisi tentang ngidam, yang jelaas kisah-kisah ngidam itu pada umumnya lucu-lucu.

Ibuku, waktu mengandung diriku. Ngidamnya pengen dibeliin kaset Richard Clayderman. Gampang? Enggak. Karena ngidamnya belum selese. Kasetnya musti komplit. Kalo g salah ada 20-an volume. Kl jaman dulu (tahun 1984) harga kaset barat berkisar 5000 an, 20 volume berari 100.000 rupiah, gaji bapakku dulu per bulan 125.000 rupiah. Oke, bayangkan pusingnya bapakku. Tapi gak papa, soalnya kata bosku, 20 kaset itu cukup buat didengarkan selama 7 bulan ke depan. Iya, habis itu ibuku gak ngidam APAPUN lagi. Itu kaset didengerin ga kelar-kelar kalo mo tidur. Hasilnya? Anaknya sampe sekarang ga bisa tidur kalo ga denger musik (suka juga sama Richard Clayderman). Btw, Richard Clayderman itu nama seorang Pianis.

Waktu ngidam adikku yang kedua, lebih parah. Tapi maaf, aku nggak mau cerita. Gak boleh buka aib adik sendiri. Hehehehe....

Temen kos ku (mantan, karena kalo udah nikah ga jadi teman se kos lagi), ngidamnya malah pulang kampung ke palembang (menikahnya dengan orang jogja). Halah, itu mah bukan maunya si baby, tapi mau si emaknya? Huehehe.... Tapi dia SEHAT banget tuh sekarang, baby nya juga. Tinggal bapaknya aja yang kurus kering ditemenin tukang burjo. Ups, sori mas.....

Kakaknya teman kosku pernah ngidam pengen manggis. Di saat ga musim buah manggis. Suaminya stress nyariin manggis. Pas dapat, dibelinyalah pula buah-buahan lainnya satu karung. Biar kalo minta lagi udah ada. Giliran buah manggis itu sampai di tangan kakaknya temenku itu, eh buah manggisnya cuma dielus-elus ajah. Iya, dimakan juga enggak. Alhasil, tu buah sekarung dibuat rujakan sama adik-adiknya.

Tetanggaku ngidamnya keren. Emansipasi. Dia pegennya beli ato nyari sendiri apa yang diidamkannya. Pengen mi goreng di toko ini? Beli sendiri. Pengen beli baju di luar kota? Berangkat sendiri. Kalo suaminya pengen beliin, dia malah nangis. Yang ada suaminya stres juga. Berasa ga dibutuhin. Eh uang melayang lebih banyak. Soalnya istrinya tu kalo beli-beli suka beliin buat sodara ato temennya juga. Jadi mulitiple dah. Gyahahaha.....

Tapi paling konyol ya cerita temenku. Dia pernah punya tetangga, yang pas hamil ngidamnya pengen nyium bau kentut. Iya, gas sulfida yang keluar dari bagian belakang kita itu. Iya, yang baunya naujubile itu. Aku cuman bisa bengong. Masa? Kataku ga percaya. Dan si teman itu juga bersumpahmati bahwa dia tidak berbohong. Sampe tetangganya itu punya pensuplai kentut yaitu teman sekolahnya dulu yang emang hobi kentut. Tu kentut katanya sampe di simpan di botol bekas sirup gitu. Ya ampun....sori jorok ya.... Jadi kalo dibutuhkan, maka dibukalah botol berisi gas itu. Astaganaga........ Penasaran, kutanya juga, "anaknya lahirnya gimana?". Jawab temanku itu, "Cantik kak, mana putih lagi. Pintar juga. Tapi kasian, sering digunjingkan oleh tetangga-tetangganya. Ya ampun nak....mamam dulu ngidamnya....... eh keluarnya cantik begini....."
*tepuk jidat* ada-ada aja......

Calon adik ipar saya (cieh.....) sempat bilang ke adik saya "Awas kalo besok ngidam macam-macam. Gak tak beliin..." Saya terus bilang, "alaah.....sekarang aja bilang gitu....liat aja besok......"sambil senyum-senyum menggoda (bukan, bukan menggoda pacarnya adik saya loh....)

Saya jadi berpikir, besok kalo hamil bakal ngidam apa ya? Ketemu Ronan Keating ato keliling dunia? Ah, harus nyari calon suami yang kaya nih. Hahahaha..........

Tiga Film

Saya ngamuk. Bukannya ngerjain thesis, malah nonton film gila-gilaan. Ah, ini kan refreshing, buat menghilangkan kepenatan mikirin thesis (alasan banget....lah thesisnya cuman dipikirin doang...hehehehe...)


Iyah, semingguan ini saya habiskan dengan nonton dvd film-film yang (menurut saya) keren abis. Diselingi dengan nonton Thomas-Uber Cup tentunya (yang sayang, gak dimenangkan oleh Indonesia).

Biasanya ngereview film satu-satu, tapi karena maruk, untuk kali ini saya buat borongan aja.

The Shawshank Redemption (1994)


Film lawas ini sangat terlewatkan olehku. Ah, nyesel habis. Film yang muncul barengan sama Forest Gump ini keren habis. Bercerita tentang pelarian Andy Dufrane dari penjara Shawshank setelah hampir 20 tahun penjara (dan masih ada 20 tahun lagi seharusnya). Andy yang bangkir terkenal ini divonis 2 X 20 tahun penjara karena dituduh membunuh istri dan selingkuhan istrinya. Karena mabuk, andy menerima hukuman itu karena ia tidak yakin apakah ia membunuh atau tidak. Setelah hampir 20 tahun, ia baru mengetahui bahwa ia tidak bersalah. Usahanya yang gagal untuk bersidang kembali (karena saksi kunci mati tertembak) membuat Andy geram dan kabur. Andy ternyata sudah merencanakan kabur dari penjara sejak 19 tahun yang lalu. Cara kabur Andy dan persiapannya yang matang bakal membuat mu (hei penonton.....) melongo kagum. Asli, unpredictable. Sumpah, ini film layak tonton (sayang, Forrest Gump terlalu kuat untuk dikalahkan dalam Academy Award). Alurnya lambat sebenarnya, tapi dijamin kamu bakal nyesel kalo sempat melewatkan ni film cuma buat buang air ato balas sms. Bahkan buat di pause aja sayang. Akting Tim Robbins sebagai Andy Dufrane bener-bener keren. Diimbangi sama Morgan Freeman sebagai Red membuat film ini menambah sisi haru dan dramatis mengenai persahabatan mereka. Sisi gelap dan sadis tentang penjara shawshank dan sipir-sipirnya yang diangkat dari novel Stephen King (Rita Hayworth and The Shawshank Redemption) ini benar-benar bertolak belakang dengan cerita Green Mile. Aih, Stephen King emang jago ya? Film ini kayaknya yang menginspirasi Prison Break deh.

August Rush (2007)


Evan Taylor/August Rush (Freddie Highmore) selalu percaya, bahwa musik akan menyatukannya kembali dengan orang tuanya. Selama sebelas tahun, August hidup di sebuah panti asuhan dan percaya bahwa di suatu tempat disana, orangtuanya masih mencari dirinya. August akhirnya berani melarikan diri untuk melihat dunia sesungguhnya. Ia takjub, betapa banyaknya musik yang dihasilkan di dunia diluar panti asuhannya. August pun kemudian berkenalan dengan Wizard (Robin Williams) yang mengenalkannya pada musik dan alat musiknya. August yang terlahir dari dua musisi handal ini (ayahnya, Louis Conelly-diperankan oleh Jonathan Rhys Meyers- adalah seorang vokalis band, dan ibunya Lyla Novacek-diperankan oleh Keri Russel- adalah seorang violis New York Phillarmoic Orcestra) secara alami langsung dapat menghasilkan sebuah musik yang luar biasa, hanya dengan sebuah gitar. August terpisah dari orangtuanya karena ayah dari ibunya mengaggap bahwa kelahirannya akan mengganggu karir Lyla. Lyla yang sebelas tahun kemudian mengetahui anaknya masih hidup dan tidak meninggal seperti yang dikatakan oleh ayahnya berusaha kembali mencarinya. Pertemuan ketiga orang ini pun terjadi ketika August Rush memimpin sebuah konser dari symphoni yang dibuatnya sendiri. Bayangpun, anak umur 11 tahun udah punya konser orkestra sendiri! Kereen..... Musik memisahkan mereka, dan musik pula yang mempertemukan mereka. Film ini dipenuhi oleh akting alami pemain-pemainnya serta musik-musik yang indah. Sulit untuk dijelaskan. Kalo kamu mencintai musik, pasti film ini akan begitu menyentuhmu.

Turtles Can Fly (2004)


Film produksi bersama Iran-Irak ini luar biasa menyedihkan. Film yang bercerita tentang kehidupan warga Irak sekitar seminggu sebelum pecahnya perang Irak-AS ini banyak menampilkan gambar-gambar yang membuat aku mau menangis. Anak-anak kecil yang mengambil ranjau buat dijual, anak-anak yang mengangkat senjata buat berperang, anak-anak yang cacat karena ledakan ranjau atau tertembak, gadis kecil berusia sekitar 14 tahun yang punya anak hasil perkosaan ramai-ramai oleh tentara Israel. Film ini sungguh menyentuh dan menyedihkan. Film ini membuat aku semakin, maaf, membenci kekejaman AS dan Israel dalam berperang. Worthless. Hanya meminta korban. Kalo pengen tahu kondisi nyata warga korban perang, film ini aku sarankan buat ditonton.

Sebenarnya masih banyak film-film yang bagus. Tapi ketiga film ini yang menurutku layak dan aku rekomendasikan buat ditonton.

Sunday, May 18, 2008

Balet



Aku suka balet. Mulai dari tariannya, ceritanya (Swan Lake, Giselle, The Nutcracker, Romeo and Juliet, Hagoromo) juga bajunya. Tapi sayang, aku belum pernah sekalipun nonton pertunjukan balet secara langsung. Pernahnya di tv ato baca di komik (mary chan all episodes, i love so much!), kadang liat Ballerina di majalah ato film. Balet itu cantik ya? Tarian paling cantik menurutku. Dulu waktu SD, waktu gila-gilanya baca mary-chan, pengen banget bisa nari balet. Tapi untung... segera sadar diri.... Hehehe... Pokoknya, salah satu mimpiku, aku pengen nonton pertunjukkan ballet. Amiin...

Wednesday, May 07, 2008

Selingkuh itu tlah berakhir....

Ya... selingkuh itu pun akhirnya berakhir. Setelah 1 tahun.
Dengan ending yang kepaksa.
Bahkan nyaris terlupakan.
But anyhow, it has to ended, soon....
Good work friends.....
Ada yang niat membukukan?

Selingkuh Part 1
Selingkuh Part 2

Selingkuh Part 3
Selingkuh Part 4
Selingkuh Part 5
Selingkuh- The Last Part

Tuesday, May 06, 2008

My Sister Keeper (Book)



Selama tiga belas tahun hidupnya, Anna Fitzgerald harus hidup demi menyokong hidup kakaknya, Kate Fitzegerald. Kate didiagnosis menderita Leukimia sejak usia Kate 2 tahun. Ketika lahir, Anna menyumbangkan darah dari tali pusarnya untuk pengobatan Kate. Dan entah berapa banyak lagi darah yang disumbangkan Anna buat Kate. Anna juga yang mendonorkan sumsum tulang belakangnya bagi Kate. Kenapa? Karena Anna memang dibentuk untuk menolong Kate. Kedua orangtuanya memprogram agar Anna bisa lahir dengan DNA yang persis sama dengan Kate. Tanpa Kate, Anna bukan siapa-siapa.

Hingga sampai usia 13 tahun, Anna akhirnya menuntut kedua orangtuanya secara hukum, atas hak penuh atas tubuhnya secara medis. Anna tidak mau mendonorkan ginjalnya untuk Kate. Anna merasa sudah cukup. Keputusannya ternyata bukan murni keinginannya. Keputusannya merupakan permintaan Kate, yang ingin menyudahi semua penderitaannya dan penderitaan adik perempuannya.

Buku karangan Jodi Picoult ini luar biasa mengagumkan. Akhir yang dibuat Jodi sungguh tragis. Semua diluar dugaan. Anti klimaks yang nggak terpikir sebelumnya. Banyak istilah medis mengenai Leukimia di buku ini. Tapi tenang, ada beberapa penjelasan mengenai hal itu. Buku ini layak dibaca.

Mengenai Buku ini:
Judul : My Sister Keeper (Penyelamat Kakakku)
Penulis : Jodi Picoult
Bahasa : Indonesia
Tahun Terbit : 2008
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Ukuran : 13,5 x 20 cm
Tebal : 528 halaman
Harga : Rp. 52.000,00

Sunday, May 04, 2008

Jodoh

Saya : Jodoh itu di tangan Tuhan, kalo sudah waktunya pasti datang sendiri
Teman saya : Kalo di tangan tuhan terus tapi gak diminta ya gak dapet2
Saya : Udah diminta tapi belum dikasih juga. Ya udah, main2 dulu ajah…
Teman saya : Kalo belum dikasi juga, paksa dong….
Saya : *jitak teman saya* dudul…. kok yang napsu kamu (ini teman saya cewek loh…)


Masalah jodoh ini luar biasa complicated ya. Lha kalo belum dapet masa harus maksa-maksa Tuhan segala. Hopeless rasanya. Seandainya boleh dan bisa ngintip catatan jodoh saya, lengkap nama/TTL/kerjaan/ciri2 fisik sampe tinggal di RT berapa, mau dikejar pasti gampang. Tapi nyatanya? Nggak semudah itu.

Juga kalo ada software khayalan macam yang dibuat nona satu ini, pasti lebih gampang lagi. Sekalian ada tahun berapa saya bakal nikah sama dia. Jadi kalo masih lama bisa sante2 dulu. Kalo udah mepet buruan dikejar tuh jodoh.

Wacana sensitif ini juga sering diungkit kepada ku akhir-akhir ini. Entah mengapa gadis 24 tahun dan masih kuliah S2 buat mewujudkan impiannya sejak kelas 2 SMP udah diburu2 buldoser buat cepetan nikah. Usia 24 aku pikir masih cukup jauh dari usia deadline seorang wanita yang rawan menikah dan melahirkan, 40 tahun. Ada waktu 16 tahun (naudzubillah min dzalik.....jangan sampe semepet itu ntar dapet jodohnya....). Yah, mungkin juga karena kabar2 burung yang menyatakan bakal ada proses pelangkahan bagiku, semakin membuat keluarga cukup dagdigdugder. Padahal.......akunya nyante-nyante aja bahkan tak sabar dilangkahin (karena aku minta pelangkah Honda Jazz, cihuyyy.....) *pletak* (dijitak sama bapak).

Sudahlah.... aku masih bersikukuh sama pendapat pertama. Jodoh itu di tangan Tuhan. Cuma DIA yang tahu siapa dan kapan datangnya. Toh aku selalu berdoa padaNya, untuk memberikan jodoh yang tepat di waktu yang tepat, bagiku dan menurutNya. Jadi....kenapa repot-repot ngajakin otak dan hati berpikir yang bisa bikin nggak sehat itu sih...... Keep on moving........!

Thursday, May 01, 2008

The Chorus (Movie, 2004)


Flm perancis ini berjudul asli Les Choristes. Cerita bersetting sebuah sekolah berasrama dengan anak-anak yang keseluruhan adalah cowok dan spesial, Fond de L' Etang (arti harafiah, Dasar Danau). Siswa disana sebagian besar adalah siswa kurang mampu, siswa yatim-piatu, siswa bermasalah baik perilaku maupun akademis. Cerita diawali dengan kematian ibu dari seorang konduktor dan musisi terkenal, Pierre Morhange. Kematian ibunya membuat Morhange harus kembali ke kampung halamannya. Di sana, ia bertemu kembali dengan Pepinot, teman satu sekolahnya dulu. Dan cerita mulai mengalir dengan flashback mereka berdua, lima puluh tahun yang lalu.....

Hidup siswa-siswa Fond de L'Etang mulai berubah dengan datangnya Clement Mathieu, seorang mantan musisi untuk menjadi pengawas asrama mereka dan mengajar musik. Mathieu begitu terkejut dengan sistem disiplin yang begitu keras di sekolah yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Mon. Rachin ini. Ada aksi maka ada reaksi. Ada kesalahan berarti ada hukuman. Hukumannya luar biasa mengerikan. Tidak pantas untuk diceritakan. Mathie lalu mencoba memberi hukuman dengan caranya sendiri, yang membuat Rachin geram luar biasa. Dibandingkan menggosok sekolah, ia lebih memilih menghukum seorang siswa untuk mengurus pesuruh sekolah yang sedang sakit. Caranya ini membuat siswa2 tersebut lebih merasa nyaman. Mathie pun menemukan talenta luar biasa dalam hal bernyanyi dari siswa-siswa ini. Maka dibentuklah sebuah paduan suara yang membuat jalan hidup semua orang yang terlibat di dalamnya berubah.

Pierre Morhange adalah anak berwajah malaikat dengan perilaku menyebalkan dan keras kepala. Namun kemampuan bernyanyi Morhange yang luar biasa perlahan-lahan merubah sikapnya dengan bantuan Mathieu. Lika-liku perjalanan kelompok paduan suara ini berakhir ketika sekolah mereka terbakar karena perbuatan salah seorang mantan siswa sekolah tersebut, ketika Mathieu sedang dalam tanggung jawab menjaga sekolah. Ia dipecat. Sekolah ditutup.

Terinspirasi oleh Mathieu, Morhange masuk ke sebuah sekolah musik di Lyon dan mendapatkan beasiswa. Hingga ia menjadi terkenal sampai sekarang.

Film ini benar-benar inspiratif. Untuk orang yang akan berkecimpung di dunia pendidikan seperti aku, film ini bisa dijadikan referensi bagaimana mendidik anak-anak dengan kebutuhan luar biasa seperti siswa-siswa Fond de L'Etang ini. Setting pedesaan dan pegunungan Perancis ikut membuat film ini menarik. Juga lagu-lagunya yang bisa membuat bulu kuduk ini berdiri. Film ini banyak mendapatkan penghargaan untuk film berbahasa asing terbaik di beberapa ajang penghargaan (Salah satunya Academy Award tahun 2005). Film-film festival biasanya memang luar biasa indah dibandingkan film-film box office.

Mengenai film ini di IMDB

Monday, April 28, 2008

Mimpi di Siang Bolong

Hihihi... bukan, ini bukan judul lagu mendayu-dayu itu. Ato judul film sok romansa. Ini cuma hiperbola aku aja.

Berawal dari sebuah email dari Jurnal Keberbakatan Universitas Indonesia, yang meminta izin agar hasil penelitianku (waktu skripsi S1 dulu) boleh dipublikasikan di Jurnal mereka. Hasil penelitianku itu mereka terima dari Bu Ratna, salah satu dosen di kampus ku dulu. Wah...mimpi apa nih... [nginget-nginget....nggak ada mimpi khusus tuh]. Untuk kalangan calon praktisi kayak aku ini [cieh..] mempublikasikan penelitian memang jadi sesuatu yang spesial. Karena aku ga banyak melakukan penelitian. Jadi, mengetahui bahwa penelitianku bakal dipublikasikan, bangga luar biasa deh.... :)

Setelah beberapa kali diskusi, akhirnya penelitianku selesi juga di revisi (sesuai standar jurnal penelitian). Katanya bakal terbit bulan Agustus 2008 ini. Aih.... berbunga-bunga deh.....

Terus, tadi si bos nelpon. Tiba-tiba aja nanyain rencana setelah lulus magister ini mo ngapain [syukur....nggak nanyain kapan lulus.... hihhihi....] Awalnya kepikiran bakal stay di Jogja dulu barang beberapa bulan. Istilahnya mo nambah jam terbang dulu. Tapi entah mengapa, jadi berubah haluan buat langsung balik ke kota tercintaku, Balikpapan. Yah, seperti kata beliau, kalo cuma nyari jam terbang, disini banyak. Iya juga yah. Dunia pendidikan bukan dunia asing bagiku. Dari keluarga ibuku, keempat tanteku adalah guru semua [ibu ku sendiri adalah pensiunan guru TK]. Bos ku (a.k.a Bapak) memang bukan guru, tetapi sepak terjang dan dedikasi beliau ke dunia pendidikan nggak usah diragukan lagi. Di setiap sekolah ketiga anakknya (kecuali universitas), pasti pernah menjabat sebagai dewan/ketua/atau apapun di struktur organisasi POMG/BP3/apalah namanya. Jadi, aku yakin, koneksi itu ada. Tinggal membangunnya. Umm, mungkin lebih sopannya, membangun networking ya, lebih positif.

Hmm....bukan rupiah memang yang kupikirkan saat ini. Yang jadi prioritas memang membangun koneksi sebanyak-banyaknya. Orang nggak bisa lagi mengandalkan gaji dari pekerjaan tetapnya. Terpikir buat biro sendiri? Ya jelaslah, itu kewajiban. Tetapi sebelumnya, curi ilmu dulu kemana-mana.

Rasanya jadi pengen cepet-cepet lulus. Pengen segera mengepakkan sayap. Pengen meraih satu-satu mimpiku. Iya, satu-satu.... Nggak perlu rakus semuanya. Pelan-pelan aja. Ingin menikmati hidup ini juga.

Terus, ada satu impian lagi yang masih diusahakan. Melengkapi separuh ibadah. Kalo ditanyaian mo lanjut S3 lagi nggak? Aku menggeleng mantap. "Nanti, jadi estri dulu aja....."

Doain ya....... Semoga mimpi-mimpi ini bukan mimpi di siang bolong. Bukan cuma mimpi semata. Tapi benar-benar harus diraih......


(I'm just trying to reach you, picture by KagayaStudio)

Sunday, April 27, 2008

Kulitku Yang Sensitif

Aku punya kulit yang sensitif. By the mean, all of my skin is sensitive. Iya, yang ada kulitnya. Berarti seluruh tubuhku. Nggak tau juga kenapa. Keturunan kayaknya nggak. Kulitku tuh sensitif terhadap banyak hal. Sinar matahari, cuaca dingin, air yang nggak bersih, sampe sampo yang gak bener.

Kulit wajahku paling susah kalo kena sinar matahari. Kalo panasnya udah ampun-ampunan, pasti daerah tulang pipiku jadi memerah. Seperti pake blush on tapi nggak rata. Kalo udah memerah, rasanya gatel banget. Kalo udah gitu, cuman boleh pake pelembab, ga boleh pake bedak... Dingin juga sama aja. Jadi putih tapi. Iya, putih-putih kayak panu. Ngeselin. Habis itu ngelupas sedikit-sedikit. Ah....lebih bete. Makanya menghindari AC dan memilih nggak ngekos di daerah Kaliurang (Jogjakarta), tapi di jalan kaliurang (apa bedanya coba?). Tentang kulit wajahku, paling parah rusaknya pas jaman OSPEK/PESTA di UII dulu. Empat hari aku nginep di daerah kaliurang. Dingin banget kan? Terus pas ospeknya di jemur panas-panas gitu. Yaudah... bayangin aja gimana kulit wajahku jadinya...... (sempat disarankan buat bercadar aja.....)

Kulit tubuhku sebelas-duabelas aja... Kalo mandi airnya dingin banget, langsung bentol-bentol kayak biduran gitu. Juga kalo airnya nggak bersih. Paling merana waktu aku KKN di daerah gunungkidul. Wuih, iritasi dimana-mana..... Solusinya, mandinya pake dettol deh.....

Di kepala sama aja. Di kepala ada kulitnya kan? Nah itu lebih parah lagi. Kalo samponya salah ato ga cocok, langsung bentol-bentol kayak bisul gitu... Ih, aku aja jijik ngeliatnya. Ketombean juga. Parah dah. Tapi itu dulu.....sekarang udah nggak. Karena setelah berkonsultasi dengan ahlinya (bukan Rudy hadisuwarno tapi...) aku disarankan pake sampo bayi dan minyaknya. Iya, jadi semua peralatan mandiku tuh buat baby jenisnya. Mulai sabun, sampo, minyak telon (buat kalo badan bentol-bentol), sampe bedak badan. Langsung kepikiran kalo punya bayi ntar, stoknya double dong. Hehehe....

Kulit di daerah khusus juga gitu. Jadi kalo lagi kedatangan tamu bulanan, ga bisa ganti jenis pembalut dan ga bisa yang bersayap juga. Bisa iritasi tuh. Makanya, jenis pembalutku dari pertama dapat sampe sekarang nggak berubah.....

Nah, masalah sensitif kulit ini nggak taunya berpengaruh juga sama indera peraba ku. Jadi terlalu sensitif. Malah jadi nggak tahan kalo dipegang, ato tepatnya dielus. Iya, apapun niat orang menyentuhku (halah...), sengaja ato nggak sengaja, pasti aku njerit. Iya, rasanya geli banget. Kadang cuma ditepuk aja aku bisa otomatis menepis tangan orang itu. Haduh, rasanya nggak nyaman banget deh. Tapi kalo cuma salaman sih ga pa pa. Orang rumah suka ngerjain aku dengan bernyanyi lagu cicak di dinding dengan menggerakkan telunjuk dan jari tengah ala logo yellow pages itu. Ngelihat dua tangan itu berjalan ke arahku, bulu tengkuk ku udah bediri. Geli banget. Apa aja yang ada di sekitar bisa dilemparin buat menghindari itu. Yah...inilah kelemahan terbesarku.....

Kalo sudah gitu, keluargaku dan teman-teman dekatku cuma bisa mengucapkan rasa iba mereka pada calon suamiku nanti..... Hahahaha...... (itu sih beda kalee.........)

Friday, April 25, 2008

Journey to Pandawa Water World, Solo

Senin, tanggal 21 April 2008 kemarin, aku bersama tiga orang temanku (yayie, wiwied, dan stella) di magister profesi, memutuskan untuk jalan-jalan ke solo. Dalam rangka hari kartini dan memang pengen jalan-jalan. Tersebutlah sebuah waterboom di bilangan Solo Baru yang menjadi pilihan kami. Mau nyoba plus pengen tahu. Setelah diundur terus, maka hari itu berangkatlah kami berempat ke solo menumpang mobil yayie.


Berbekal sebuah peta yang kurang tergambar dengan baik, maka meluncurlah kami berempat ke Pandawa Water World (PWW). Setelah hamper 1,5 jam perjalanan, kami tiba di Solo. Sebelum ke PWW, kami sebelumnya makn dulu di Timlo Satro, sebuah warung makan Timlo (makanan khas solo, semacam sop) yang terkenal di daerah Pasar Gedhe Solo. Harganya cukup mahal untuk kalangan mahasiswa (makanya banyak yang makan orang tua disana). Sepuluh ribu, plus nasi 2ribu rupiah. Timlonya komplit tapi. Sepadan sih sama isinya. Juga rasanya, hehehe….

Setelah kenyang, kami pun segera menuju PWW. Sampai disana, rasanya sudah nggak sabar aja pengen nyebur…. Hehehe....


(Di depan gerbang Pandawa Water World)

Ternyata, asik banget loh, maen air di sana. Suasananya emang seperti kerajaan astina gitu (tempat tinggal pandawa). Begitu masuk, patung arjuna dengan panahnya menyambut kami dengan gagah. Di belakang arjuna, patung wajah Khrisna menatap dengan tajam menjaga Wave Pool dan Black Hole Slide. Di sebelah khrisna, ada patung Gatotkaca dibawah menara Bungee Jumping. Patung Bima berdiri gagah diatas Kids Slide (luncuran buat anak-anak). Patung Nakula-Sadewa menjaga tiga slide menarik (Raft Slide, Body Slide, dan Racer Slide). Patung Drupadi dan Yudhistira berdiri anggun di sisi bersantai pengunjung. Patung Kunthi menjaga kolam anak-anak dengan keibuan. Wah, filosofisnya keren yah?

Selesai berjalan-jalan, kami pun berganti kostum. Sudah, tidak usah membayangkan yang aneh-aneh ya.... Tujuan pertama kami adalah Black Hole Slide, yang merupakan wahana terkenal di sana. Black Hole Slide adalah luncuran dalam sebuah pipa yang gelap dan panjang. Berdua bersama Ste, kami melunjur dengan ban khusus yang disediakan di sana. Beitu meluncur, kami langung jejeritan aja. Bayangin, terombang-ambing dan meluncur di sebuah pipa yang gelap dan panjang, benar-benar gelap, menakutkan tho? Adrenalin benar-benar langsung terpacu. Entah berapa menit kami di dalam. Tak lama, begitu melihat seberkas cahaya dari ujung pipa, rasanya merasa tenang. Akhirnya, finish juga. Wah, seru banget deh. Ga bisa terlupakan.

(Keluar dari Black Hole, lihat pipanya yang hitam itu deh....)


Wahana kedua yang dicoba adalah Raft Slide. Di slide ini, kita meluncur biasa, di slide yang terbuka. Jadi ga terlalu nyeremin. Walopun tetap deg-degan juga. Gimana kalo jatuh terlempar ya? Hehehe... jadi nyesel, kok nggak nyoba ini dulu baru Black Hole ya? Jadi kan nggak kaget. Terus yang kita nyoba Body Slide. Di Slide ini, kita ga pake ban khusus itu, jadi bener-bener badan kita yang meluncur. Wah, sensasinya..... Keren.... Terus ada Race Slide. Slide ini bentuknya U. Gaya kerjanya mirip kora-kora di Dufan. Jadi kita meluncur terus naik, terus turun, terus naik lagi. Yang paling seru, bisa balapan nih, siapa yang naikya paling tinggi. Jadi seru. Slide lainnya, slide anak-anak. Mau nyoba tapi ga boleh sama mas/mbak yang jaga. Hehehehe... ya iyalah.......

(Berlomba di Racer Slide)

Wahana lain yang seru adalah Wave Pool. Atraksi ini ada tiap satu jam sekali. Jadinya kita diombangambingkan ombak, kayak di laut gitu. Makin lama makin kenceng. Berkali-kali aku terdampar dan tenggelam. Hohoho... seru banget deh.....

Selain atraksi-atraksi yang memacu adrenalin, ada juga wahana yang menenangkan, salah satunya dan favorit kami berempat adalaha Volcano Pond, ato Jacuzzi. Yihaaa.... asik banget berendam di kolam air panas.

(Berendam di Jacuzzi/Volcano Pond)

Setengah lima, berakhirlah acara nyebur-nyebur. Kulit udah keriput nih. Perut jadi lapar. Setelah bersih-bersih dan ganti baju, kami makan di foodcourt situ. Harganya lumayan kok. Gak mahal-mahal amat. Jam setengah tujuh, kami meninggalkan solo dengan sejuta keceriaan, keseruan, dan capek....... Next time, maybe i'll be back again there.....


Jam 9-an... Jogja, here we back again.......

Info tentang Pandawa Water World, klik di sini

Sunday, April 20, 2008

Juno (Movie, 2007)


Telat gak sih buat ngereview film ini? Enggak ya? Habis, akhirnya bisa nonton juga setelah ngantri dvd nya. Film pemenang Academy Award ke 80 dalam kategori Best Original Screenplay ini berkisah tentang Juno McGouff (Ellen Page) yang hamil dengan sahabat masa kecilnya Paulie Bleeker/Bleek (Michael Cera) di saat usianya masih 16 tahun. Mengetahui dirinya hamil setelah melakukan hubungan sex pertamanya itu membuatnya cukup bingung. Well, cara Juno menghadapi kehamilannya di usia muda ini cukup keren. Pertama kali dia tahu, Juno ingin menggugurkannya. Tapi mengetahui bahwa bayi yang dikandungnya mungkin saja sudah punya kuku tangan (hahaha...konyol) Juno pun mengurungkan niatnya. Dibandingkan menggugurkannya, dia memilih untuk melahirkannya namun mencari orang tua angkat buat anaknya.

Juno pun mau tak mau harus mengakui masalah ini kepada orang tuanya dan menyampaikan idenya untuk mencari ortu angkat buat anaknya. Untung, ayah dan ibu tirinya bisa menerima (walaupun kaget juga untuk pertama kalinya) dan membantu Juno untuk mengurusi masalah adopsi ini.

Cerita mengalir, Juno bertemu dengan pasangan Mark dan Vanessa Loring (Jason Bateman dan Jennifer Garner) yang luar biasa kaya untuk membahas masalah anaknya. Juno selalu memberi tahu perkembangan bayinya kepada pasangan ini. Namun setelah kehamilannya membesar, Juno harus mengetahui bahwa anaknya kelak tidak akan mempunyai keluarga yang utuh. Mark dan Vanessa memutuskan untuk berpisah, karena Mark belum siap menjadi ayah. Juno kecewa. Belum lagi ia mengetahui bahwa Bleek (sahabatnya) tidak mengajaknya ke Prom (yah....dengan perut besar itu.....) tetapi malah mengajak gadis lain. Juno seperti mulai menyadari, bahwa ia jatuh cinta pada Bleek.

Wah, film ini cukup unik. Walopun gosipnya film ini nyontek film korea, tapi film ini emang unik kok. Gak banyak film Amerika yang ngangkat tema ini. Terutama masalah aborsinya. Ada beberapa hal positif dan unik dari film ini. Yang pertama soundtracknya. Ya ampuun.... keren. Oke, musiknya emang terdengar konyol ato aneh. Tapi liriknya itu loh, simple dan ngena banget. Sangat pas buat Juno. Yang kedua, reaksi ayah dan ibu tiri Juno saat Juno mengakui bahwa ia hamil. Sang ayah kaget, tapi gak marah. Setelah banyak bertanya (seperti siapa ayah bayi itu dan bla bla bla) ia malah memutuskan untuk menemani Juno menemui pasangan Loring, biar gak ketipu. Ibu tirinya juga gitu, sebelumnya ia memang bertanya, apa Juno mau memikirkan alternatif lain (aborsi). Tetapi ketika Juno memutuskan untuk memutuskan untuk mempertahankannya, ia pun mulai menyusun makanan apa yang sehat, membuat janji dengan dokter, dan lain-lain. Setelah Juno pergi, ayahnya lalu bertanya kepada istrinya. "apa ini salahku? sehingga dia berbuat seperti ini?" Waw...harusnya emang begini. Ortu kalo tahu anaknya hamil diluar nikah, jangan ngamuk dulu, tapi introspeksi, jangan-jangan ini salah mereka, sampe anaknya hamil diluar nikah. Bravo Juno..... Berani berbuat, berani bertanggung jawab, berani menerima resiko.....

Satu lagi yang mebuat terharu, waktu Juno akhirnya mengakui bahwa ia mencintai Bleek. Dia bilang gini,
Kamu satu-satunya orang yang selalu menatap wajahku disaat orang lain terus-terusan menatap perutku. Aku rasa aku benar-benar mencintaimu. Mungkin karena itu, tiap aku menatap wajahmu, bayi ini selalu menendangku.

Oh, so sweet....... Belum lagi waktu habis melahirkan, Juno menangis di pelukan Bleek, karena akhirnya berpisah dengan bayinya. Well, Juno sudah merasa jadi ibu.......

Overall, film ini keren. Tidak menyarankan untuk hamil/menghamili orang diluar nikah ya? tapi menyarankan untuk menonton film ini. At least, ambil lirik2 lagunya buat ngerayu cewek. Hahahaha..... Two thumbs up buat film ini.

Info film ini, bisa klik di sini.

Wednesday, April 16, 2008

The Girls of Riyadh

Seperti yang kutulis kemarin Kutulis juga review dari novel terakhir yang aku baca. Judulnya The Girls of Riyadh. Novel ini karangan Rajaa Alsanea. Berkisah tentang kehidupan empat gadis saudi bernama Qamrah, Michele, Lumeis, dan Shedim. Cerita di novel ini diangkat berdasarkan kisah nyata empat teman dari sang penulis. Novel ini dibukukan berdasarkan email yang dikirimkan oleh Rajaa setiap hari jumat di sebuah mailing list.

Novel ini cukup menggemparkan, bahkan di Arab sendiri dilarang beredar. Dalam novel ini, sebagian besar berisikan ketidakpuasan wanita arab terhadap harkatnya, sebagai wanita. Kisah-kisah sahabat-sahabat Rajaa yang benyak menderita karena kekangan terhadap hak hidup mereka sebagai wanita dibahas habis disini. Memang mengejutkan. Bahwa yang sesungguhnya kita bayangkan tentang gadis arab tidak semuanya benar.

Jujur, nggak berani juga mengupas banyak tentang buku ini. Karena pasti banyak pro dan kontra nya. Tetapi mengutip perkataan penulis

Apa yang aku tulis disini berdasarkan sudut pandangku saja. Jika tidak suka ataupun tidak setuju, tulislah menurut cara pandangmu sendiri....

Kalo pengen punya pandangan dan wawasan baru tentang gadis-gadis saudi arabia, atau wanita pada umumnya, buku ini layak baca.....

Mengenai Buku ini:
Judul : The Girls of Riyadh
Pengarang : Rajaa Al Sanea
Penerbit : Ufuk Press
Terbitan : Januari 2008
Bahasa : Indonesia
Tebal : 408 halaman
Dimensi : 12.5 x 19 cm
Harga : Rp. 47.000,00 (Resmi)

Tuesday, April 15, 2008

Yang Baru... Yang Baru...

Ganti template nih...
Setelah beberapa hari ini stres sama koneksi internet di mana-mana
Jadi terbatas dan lambatnya gak karuan
Akhirnya refresh sedikit ah...
Nemu template cantik ini...
Pake dong...
Pengen ganti gambar mbak diatas pake gambarku jadinya... (hehehehe....tapi gak bisa)

Terus, aku baru aja nyelesein mbaca buku Girls Of Riyadh, karangan Rajaa Alsaneea
Wah ceritanya keren. Seru. Mengangkat hal-hal yang tabu untuk diungkap mengenai gadis arab [kayak silet aja...]
Entar tak tulis reviewnya deh.
Ini novel yang aku baca akhir-akhir ini, setelah Harry Potter dan Relikui Kematian.
Hahahaha... bacaannya akhir-akhir ini komik mulu sih....

Umm.... kabar baru lainnya...
Praktek Kerja Profesi ku selese juga [finallllllllllllllllyyyyyyyyyyyy......]
Walau belum bener-bener kelas.
Tapi melihat lima laporan berjejer di kamar, rasanya lega banget.
Setelah kejadian-kejadian yang melelahkan, gak percaya aja semuanya bisa kelar.

Ada kabar lain apa lagi ya?
Perubahan status nih...
Dari In Relationship jadi In-I-Don't-Know-What-Kind-of-Relationship-I-am
Gyahahaha.....
Proses...proses...
Pendewasaan nih.... But I-or-We-think, we've goin through it all
Like we always did...
[But as i always did, i still loving you...]

Yah...
That's all for the day....
Keep movin'on... as always...
See ya.....

Thursday, April 10, 2008

Bete... Bete...

Bete nih, koneksi internet di kampus luambat byanget....
Buka jurnal ga bisa bisa..... Thesis ku apa kabarnya nih?

Bete, bete.....
Penutupan situs-situs yang menayangkan film fitna ga adil....
Bahkan beberapa situs itu kan merupakan situs networking (MySpace dan Multiply),
Ga adil...
Hak kita untuk menjalin networking kok dibatasi...(apa kabar akun MySpace dan Multiply ku...)

Bete, bete....
Ni flu en batuk ga kelar-kelar sih...

Monday, April 07, 2008

Full House (TV Series)

Beredar juga, Full House DVD The Complete Season akhir 2007 kemaren. Thank's Warner, for making it real... Bisa nonton lagi akhirnya....


Full House ini yang serial barat ya? Bukan yang Korea.


Serial yang di Amerika ditayangkan oleh ABC tahun 1987 (di Indonesia sekitar tahun 1990 an) ini sukses banget. Dan inilah awal karir bagi si kembar kaya raya Mary-Kate dan Ashley Olsen, yang bermain di film ini saat ia berusia 9 BULAN.

Plot cerita ini tentang Danny Tanner (Bob Saget)yang meminta adik iparnya, Jesse Cochran (John Stamos) dan sahabatnya, Joey Gladstone (Dave Coulier) untuk tinggal bersamanya setelah kematian Pam, istri Danny dan kakak Jesse. Danny memiliki tiga putri bernama Donna Jo/DJ (Candace Cameron), Stephanie (Joddie Sweetin), dan Michelle (Mary-Kate and Ashley Olsen). Danny yang bekerja sebagai sport broadcaster berusaha membesarkan ketiga putrinya dengan bantuan Jesse dan Joey.

Serial ini lucu dan mengharukan. Menghibur sekaligus menghangatkan. Menontonnya kembali jadi ngerasa kembali ke tahun 90an ketika serial ini tayang. Kangen dengan serial-serial semacam ini yang pernah tayang di Indonesia (better than sinetron). Di serial ini, banyak cerita yang bisa dijadikan pelajaran berharga. Banyak hal. Terutama mengenai parenting. Bagaimana menghadapi masa ketika stephanie takut untuk masuk TK pertama kali. Bagaimana mensuport DJ yang dikatai kutu buku. Bagaimana menjawab pertanyaan2 anak yang susah (seperti: "Where's baby come from?"; "What's make girls different from boys?"; "Why people died?" etc....). Juga bagaimana pergulatan perasaan seorang ayah yang membesarkan 3 anak perempuannya ketika mereka semua beranjak dewasa. Cemas, bahagia, takut, semua jadi satu. Bagaimana perasaan seorang Kimmy ketika DJ melupakan ulang tahunnya ke 16 karena sibuk dengan pacar barunya. Bagaimana Michelle berusaha tidak menangis di kematian kakeknya karena ingin terlihat berani di mata Uncle Jesse. Waw.... tidak ditemukan di sinetron saat ini..... (mungkin keluarga cemara yang mendekati)

Buat yang pengen ngoleksi, serial ini dijual seharga sekitar 1,5 juta rupiah. Terdiri dari 8 season, 192 episode. Nggak kuat beli, rental aja. Aku juga ngerental kok. Yang tinggal di Jogja, hubungi aku kalo pengen tahu bisa ngerental dimana :)

Sunday, April 06, 2008

Full House Cast; 20 years later : All Grown Up!

Ingat sama serial Full House yang dulu beken di tahun 1995an? Dari situs ABCNews, gimana kabar mereka sekarang, setelah 20 tahun berakhirnya serial tv yang menceritakan tentang keluarga Tanner itu?


All Full House Casts






Danny Tanner (Bob Saget)







Uncle Jesse/Jesse Katsopolis (John Stamos)






Joey Gladstone (Dave Coulier)








D.J Tanner (Candace Cameron-Bure)







Stephanie Tanner (Jodie Sweetin)







Michelle Tanner (Mary-Kate & Ashley Olsen)







Kimmy Gibbler (Andrea Barber)







Rebecca Donaldson-Katsopolis, Jesse's Wife (Lori Loughlin)






Nicky and Alex Katsopolis (Blake & Dylan Tuomy-Wilhoit)





Steve Hale, DJ's boyfriend (Scott Weinger)





And, the casts (minus John Stamos), at Jodie Sweetin's Wedding...(2002)




Waw.... berubah semua ya.... terutama yang jadi Stephanie.... Sexy sekarang.....

Kabar terbaru mereka, cek di ABCNews