Showing posts with label Corat-coret. Show all posts
Showing posts with label Corat-coret. Show all posts

Sunday, April 10, 2011

Teman....


Membaca editorial di majalah CHIC saya menjadi berpikir. Tentang definisi dari teman.


Q : Ada berapa teman mu?

A : Maksudnya? Teman dimana?


Pertanyaan ini seharusnya simple. Tapi sebenarnya harus dipikirkan lebih dalam. Di era social media seperti ini, teman menjadi ambigu maknanya. Teman yang benar-benar teman. Dan teman yang karena perkenalan di dunia maya, karena kesamaan minat atau kesukaan.


Teman yang sesungguhnya seharusnya memberikan makna yang lebih dalam. Yang menngetahui diri kita sebenarnya. Yang mengenal kita karena sering bersama kita, sering berjumpa, sering berbicara berhadapan, saling berbagi sentuhan fisik (jangan negatif dulu) seperti senggolan, cubit, pukul, tepuk, atau menggenggam tangan kita saat sedih. Teman yang sebenarnya tahu bagaimana arah mata kita saat kita sedang menyembunyikan sesuatu, atau tahu bagaimana kita tertawa tanpa henti saat benar-benar bahagia.


Sedangkan teman di dunia maya, mungkin hanya beberapa yang tahu soal kita yang sebenarnya. Banyak yang bisa ditutupi di dunia maya. Kita bisa menjadi bukan diri kita yang sesungguhnya di dunia maya. Bahkan nama pun bisa diubah-ubah.


Mungkin social media seperti Facebook harus mulai memikirkan kategori teman di fiturnya. Membagi antara "Acquaintance (Kenalan)", "Friends (Teman)", dan "Best Friends (Sahabat)".


Jadi menjawab pertanyaan di atas. Saya hanya memiliki sangat banyak kenalan, cukup banyak teman, dan hanya beberapa orang sahabat.


Friday, April 01, 2011

Sunflower's Message



Bunga Matahari,
Selalu mengikuti kemana arah sinar matahari..
Karena Ia sangat mencintai sang Matahari,
Dan hanya bisa memandangnya...

Namun,
Bisa saja sebenarnya...
Matahari bersinar dengan sangat kuatnya,
Agar Bunga Matahari selalu memandangnya....


Wednesday, March 30, 2011

Only could see you...



I'm standing across from you
And dreaming of the things I do

I don't speak, you don't know me at all


For fear of what you might do

I say nothing but stare at you
And I'm dreaming
I'm trippin' over you


Truth be told
My problems solved
You mean the world to me but you'll never know

You could be cruel to me

Why we're risking the way that I see you
That I see you....


Mika - I See You

Wednesday, March 09, 2011

Circle

Enemy become friend
Friend become lover
Lover become family
Family become friend
Friend become enemy

That's life...
That's the circle....

Saturday, March 05, 2011

Mencoba menulis kembali

Ehm... Sepertinya memang sudah sangat lama sekali ya tidak menulis lagi.. Sepertinya gara-gara micro-blogging itu jadi males buat corat coret lagi di sini...

yah... ini 2011... mudahan ada semangat untuk menulis kembali...

Thursday, December 31, 2009

At The End of My Not-So-Perfect Year

Hai.. sudah enam bulan berlalu sejak terakhir saya nge-blog. Busy?? Nggak juga. Cuman ga banyak kata2 yg bisa dirangkai... So much happens in my days... Sad, happy, anger, hopeless... Yep, a very nice ways to living my life, is being through with all that matters....

Resolusi 2009 ga terlaksana.. Thesis saya ga selesai. Eh, belum ding. Ga usah ditanya kenapa. Sekarang saya sudah bekerja kecil-kecilan. Jadi manajer di perusahaan kecil milik bapak saya. Nggak banyak untungnya, yang ada gaji ga ada dan pusing buat nyari pinjaman (yes, that's the fact..). Tapi memiliki (oh, maaf, ini belum jadi milik saya sih, but someday might be.. haha..) perusahaan sepeti ini lumayan menambah pengalaman... Apalagi saya emang ga ada niatan kerja sama orang ntuk selamanya, jadi ini pelajaran beharga yang diajarkan secara ga langsung pada saya..

Di tahun 2009 ini juga mengalami kesedihan yang luar biasa. Dua kali. Yang pertama meninggalnya Steve Gately nya Boyzone. In case you don't know, i am a big fans of Boyzone and off course, Steo. Kehilangan dia serasa kehilangan sebagian masa remaja saya. Ini bukan lebay. Ini beneran. Saya tumbuh bersama mereka, tumbuh dengan mencintai mereka, tumbuh dengan lagu-lagu mereka. Mereka banyak mengajarkan banyak hal kepada saya. Terutama tentang "pengharapan", "usaha meraih impian", "mencintai tanpa batas", dan entahlah (well, i'm started to shed a tears when i write this..) apalagi yang mereka ajarkan. Mereka menemani saya di saat2 terberat saya (tentu saja bukan secara fisik hadir menemani, hanya lewat lagu saja). Impian saya suatu saat dapat menonton konser mereka secara live.. Namun kandas 8 tahun yang lalu saat mereka memutuskan bubar... Dan secara mengejutkan, harapan itu muncul kembali saat mereka memutuskan "comeback".. Saya berusaha untk mewujudkan impian saya ini... Begitu bahagia saat tahu bahwa harapan ternyata masih ada.... Sampai Steo pergi meninggalkan dunia ini.. Dunia saya seperti berantakan.. Tahu bahwa salah satu asa saya yang masih tersisa, ternyata hancur juga... Tapi akhirnya saya bisa melewatinya.. Dan untungnya, asa itu pun masih ada.. :)

Kesedihan kedua berhubungan dengan "dia"... Aih, ga ada habisnya sepertinya jika membicarakan dia... Jarak yang sempat terbentang jauh dengannya perlahan mendekat... Saya pun akhirnya dapat merasakan cintanya yang sangat hangat... Tapi, sayang itu gak bertahan lama... berkali-kali mencoba menghapus segala rintangan yang ada, tetap banyak rintangan lain yang muncul... Sebenarnya saya masih ingin bertahan, tetapi ternyata dia tidak cukup kuat untuk saya... Dia tidak bisa bertahan... So yes, it's over... And it's hurts me, so much... And it was still hard to get through and over it until today... Half of my heart waste away with this...


Dan sialnya, saya mengalami ini saat saya jauh dengan sahabat2 saya... Pasti lebih ringan saat bisa berbagi dengan mereka...

I was so vulnerable... But I still had a little strength to carry on....


Resolusi 2010 : Be a better person than this year.. And i want my really own happiness... I really do... in any matter of life....




So, happy new year 2010.....

Tuesday, February 10, 2009

Nemu di YouTube




Salah seorang ustadz dari PPMI Assalaam Surakarta mengunggah (upload) video ini via YouTube...

Eh....
disitu
ada bapak-ibu ku,
ada rumah ku juga plus alamat rumahnya
bahkan ada sambel tempenya ibu ku juga.

duh, jadi kangen rumah..

Tuesday, January 06, 2009

So Easy Loving you

................You're the final piece that fits
You're the smile I can't resist
For everything you brought me through
And everything you'll ever do
It's so easy loving you......................

and it's so hard when comes to someone else


(Part of "So Easy Lovin' You"Lyrics, written by Keating/Hector/Robson)

Monday, December 29, 2008

Seminggu sebelum 2009

Huaa...nggak nyangka tiga hari lagi udah 2009. Masih tertinggal 2 hari di 2008.
Aku bersyukur, 2008 dilewati dengan aman sentosa.
Gak kayak awal 2008 yang terkapar di rumah sakit .....
Prioritas di 2009 adalah menyelesaikan thesis.
Just it.
Karena yang lain pasti bisa menyusul....

So , Happy New Year of 2009... Wish you all the best....

Sunday, December 07, 2008

Sudut Pandang



Picture taken from here

Postingan hari ini mau bahas tentang sudut pandang. Kalian pasti tau, tiap orang punya sudut pandang yang berbeda-beda dalam melihat sesuatu, walo objek ato subjek yang dilihat sama. Tema agak serius ini tiba-tiba muncul pasca nonton Twilight. Iya, film itu banyak banget pro kontra nya (akibat overexpossed and overexpectation ya begitu deh...). Ada yang bilang bagus, ada yang bilang so bored, ada yang bilang biasa-biasa aja, juga yang bilang jelek banget. Bahkan aku yang nonton bareng futsu aja punya penilaian yang berbeda tentang film itu, padahal kita nonton di tempat yang sama, jarak duduk kita nggak lebih dari 10 cm. Tapi tetap aja penilaian nya berbeda.

Mudah buat di nalar. Karena manusia emang berbeda. Biar sama-sama makan nasi, sama-sama orang Indonesia, cara melihat sesuatu itu pasti beda. Masalahnya, ga semua orang bisa ngehargain sudut pandang penglihatan yang berbeda itu. Contoh mudah aja. film Twilight itu sangat dibanding-bandingkan dengan Harry Potter, apalagi sejak pemeran Edward Cullen, Robert Pattinson maen disitu, dia dianggap "menyebrang ke pihak lawan" karena sebelumnya Robert maen di HP sebagai Cedric Diggory. Penggemar HP sebagian besar langsung memusuhi Twilight tanpa tedeng aling-aling. Dan sebaliknya. Padahal kalo dicermati baik-baik, dua film ato buku itu berbeda, yang ngarang aja beda, yang translate juga beda. Jadi, nggak usah buang waktu buat mbanding-mbandingin.

Kejadian yang sama juga sempat terjadi dengan film Indonesia berjudul Heart. Film itu busa membuat beberapa ABG menangis. Tapi aku enggak, oke, aku juga menangis, karena kecewa uang melayang begitu saja buat film yang aku pikir hanya dimainkan oleh tiga orang itu. But that's it. Sudah berlalu, tutup buku. Buat apa perang mulut dengan penggemar Irawansyah yang mengagumi aktingnya di film itu.

Gambaran lain mungkin bisa diandaikan antara aku dan temanku anggit (sori non pinjem nama en kasus bentar). Kalo kami berdua menonton TV misalnya, di taruhlah MTV (Asia), saat ada Ronan Keating menyanyi, mungkin aku akan bilang dia keren banget sementara anggit cuman ngangguk-ngangguk aja. Di lagu berikutnya, ada Eminem, dan gilirannya yang heboh sendiri sementara aku cuman tersenyum sambil angguk-angguk ikutin irama musiknya. We're in peace tough we're different (cieeeh...). Bahkan walo kita kompak Linkin Park is rockin', anggit lebih milih mengagumi Chester Bennington sementara aku mengagumi Rob Bourdon. But yet, we have no argue at all.

Just respect your self then respect others.



Oke, satu contoh lagi ya. Look at this picture. Sorry kalo agak porno, tapi gambar ini bener-bener membuat kita melihat dari sudut pandang yang berbeda.



Oke, apa yang kalian lihat. Aku percaya 100% dari kalian bakal nebak ini gambar tentang "Intimacy between men and women". Salah? Enggak. Itu benar. Tapi tahukah kalian, ketika gambar ini dihadapkan pada anak-anak , mereka menjawab itu adalah gambar 11 EKOR DOLPHIN. Berani bertaruh kalian nggak akan melihatnya. Sama seperti anak-anak yang tidak melihat gambar intim tersebut. Hahahaha....

Jadi begitulah. Sudut pandang kita emang berbeda-beda. Kalo emang kita nggak bisa melihat dari sudut pandang orang lain, biarin aja lah. Nggak usah buang-buang waktu (walaupun kalo ternyata bisa itu lebih bagus). Just respect it as well as you want to be respected.

Then, have a good day, dan Selamat Idul Adha.

Monday, December 01, 2008

Them and their baby-sitter



Akhir-akhir di mal besar Jogja (Amplaz), semakin banyak saja terlihat pasukan berseragam baby-sitter.

Sudah seperti di Jakarta saja.

Tapi aku miris melihatnya. Cuma opini pribadi lho ya?

Apakah penting membawa DUA baby-sitter jika anda punya DUA orang anak perempuan berusia sekitar 7 dan 5 tahun saat berjaan-jalan di mal dengan suami anda? Menurut hitungan saya yang nggak hobi matematika ini, dua anak itu sangat sanggup anda dan suami anda jaga sendiri, tanpa baby sitter.

Atau perlukah membawa baby sitter saat anda mengajak anak anda yang berusia 1 tahun berenang bersama dua orang adik anda? Rasanya tiga wanita dewasa sangat mampu menjaga sendiri satu orang anak 1 tahun.

Entah ini fenomena atau tren belaka. Entah apakah merasa bangga jika membawa baby-sitter ke mal dan mereka berseragam. Apakah etis jika mereka (para baby-sitter itu) sibuk mengurus anak anda yang menangis sedangkan anda sibuk belanja atau bahkan makan?

Arti harfiah baby sitter memang pengasuh/penjaga bayi (bukan anak). Secara konsep, baby sitter diperkerjakan ketika seorang ibu/ayah tidak bisa menjaga bayi mereka pada saat-saat tertentu (misal bekerja) dan tugas baby sitter itu berakhir saat ayah/ibu nya selesai bekerja. Yang terlihat saat ini, baby-sitter itu pun tetap bekerja walaupun kedua orang tua si bayi sudah selesai bekerja.

Mungkin mengajak baby-sitter ke mal bisa dianggap sebagai hadiah atas kerja mereka. Tapi apa gunanya jika saat di mal itu pun mereka tetap bekerja? Apa salahnya memberi waktu libur sendiri pada baby sitter? Dan apa susahnya membawa dan menjaga sendiri anak anda saat berjalan-jalan? Hitung-hitung membayar waktu anda yang terbuang saat tidak bisa bersama si kecil.

Lebih kesal lagi kalo melihat si baby sitter dimarahin sama majikannya karena si anak nangis terus. WHATTTTT????

Ibu ku juga pernah memperkerjakan seorang pengasuh (bukan baby sitter, cuma 'si mbok'). Bahkan keluar kota pun bapak ibuku tidak pernah membawa si mbok untuk menjaga tiga anaknya. Semua perlengkapan dibawa sendiri, yang paling besar (aku) juga ikut bertanggung jawab.

Semoga kelak aku bisa menjadi seperti ibuku.

(Picture taken from here)

Tuesday, November 18, 2008

Daster

Sebagai wanita, coba saya bertanya, ada berapa wanita di Indonesia ini yang nggak suka pake daster? Dan berapa banyak yang suka banget pake daster?

99% saya yakin, 99% jawabannya suka pake daster.

Daster yang pada umumnya berbhan katun dan bermotif batik itu emang nyaman banget dipake. Iya, saya adalah salah satu pencinta daster. Walo daster identik dengan para ibu.


Hanya saja....entah kenapa ada seorang ustadz yang tiba-tiba melemparkan wacana ini...

"Istri sukanya pake daster aja di rumah....nggak disambut dengan cantik..."

Tunggu...tunggu....

1. Daster emang dipake di rumah. Iya kadang-kadang ada yang dipake belanja ke pasar.
2. Kalo nggak mau disambut dengan daster pake pembantu aja, jadi bisa disambut dengan cantik jelita....


Hehehehe... bapakku emang sering nyindir kalo ibu (serta aku dan adik cewekku) pulang dari jalan-jalan langsung berganti busana dengan daster.

Tapi mau gimana lagi,,, nyaman sih... Buat melakukan aktivitas di rumah emang daster paling nyaman.

Jadi bapak-bapak,,, hormatilah ibu-ibu yang gemar memakai daster, sama gemarnya dengan bapak-bapak dengan sarung...

Huahahahaha.....

Tuesday, October 07, 2008

100 Hari Menjelang.....

100 hari lagi
Tertanggal dari 7 Oktober 2008 ini,sampe 17 Januari 2009 ntar....

100 hari lagi,
Menjelang seperempat abad umurku...

100 hari lagi,
Mo 25 taonn???
What have i done?

Berapa banyak impian yang belum tercapai?

Jadi psikolog? (hope will be soon)
Punya pasangan (aaah.....lewaaaat lewaaat mulu seehhh?)
Menikah dan berkeluarga?(hlaaah...cari pasangan duluuu...)
Naek haji ato umroh? (semoga dapat rejeki..)
Kerjaan yang keren abis? (Hayuuk...dikelarin dulu S2 nya..)
Ketemu Ronan Keating or Boyzone? (AMIIIIN........kenceng bangeeet...)
Beliin ini itu pake duit sendiri ke ortu en sodara2? (Amiiin lagii...)
Punya mobil sendiri? (tunggu pelangkah...hahahaha...)


Nah lho...kok...mimpinya masih separo-separo gini yah?

Buruan ah raih.. *memotivasi diri sendiri...heheheh...*

Sunday, September 14, 2008

Love is a circle

Love is a circle, coming back to you,
When your love is given, with a heart that's true.

Love is a circle, going up then down,
Reaching to the heavens. returning to ground.

Love is a circle, take my hand, my friend,
Love is a circle, love will never end.

Love is a circle, setting people free,
Love is a circle, love is you and me.

Love, once it is given, has no end,
Circling forever thru all time.
Bringing love wherever man may be,
Going on for all eternity.

-- by Manny Feldman


Love Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Monday, August 11, 2008

Belajar Nyetir Mobil

Hari ini aku mulai belajar nyetir mobil.
Di lembaga bimbingan belajar menyetir mobil tentunya.

Hari pertama ini aku berdoa dua hal:
1.) Semoga mas instrukturnya nggak ganteng, jadi bisa berkonsentrasi
2.) Semoga semua lancar saja, nggak nabrak.

Doaku dua-duanya hampir nggak terkabul. Iya, gara-gara instrukturnya yang berwajah manis dengan pakaian kemeja plus sweater ituh, grogi dah (kenapa nggak berbusana biasa-biasa aja sih mas?). Hahahaha.....

Tapi lumayan kok, walo jalannya masih nggak lancar dan hobi diklaksonin (jadi merasa bersalah suka misuh-misuh sama mobil BELAJAR...maaf...) sama kendaraan di belakang. Lha, wong jalannya 20km/jam aja, ya jelas aja bikin gregetan. Huahahaha.....

Dah dulu ah...mudah-mudahan lancar-lancar aja berikutnya ya.....

Monday, July 28, 2008

The Coolest Holywood Toddler

If you were born from the-coolest-british-frontman of Bush, Gavin Rossdale,



and the-most stylish-lady singer, Gwen Stefanie,


it's just make sense if you're being the coolest hollywood toddler.

Proudly present, Kingston James McGreggor Rossdale.



This 2-year-old Kingston made all of other celebrities toddler like Suri Cruise and Shiloh Jolie-Pitt, try to have a playdate with him (win by Shiloh).

Gwen, Gavin, and Kingston made a perfect famous family potrait


He's a ladyheartbreaker wanna be.


Even with....his pacifier....



What a adorable young guy..... More about him, here

Thursday, July 24, 2008

I (want to) choose my road...

Seems like I was always running
From someone or something
So scared what life could hold
Didn't even want to know
Each day I would stand against it
Put up my defences
Wouldn't let nobody inside
Then you walking in my life

Your love is all I know
Never let you go
Baby with you I choose my road
All my life
You're the reason why
Baby with you I walk that road
(Ronan Keating-Keep On Walking; written by Keating/Leonard/Thicke)


Kalo orang yang sudah dewasa pasti bisa menentukan, memilih dan menjalani pilihannya. Tapi gimana dengan anak-anak?

Menghormati Hari Anak Nasional, maka tertuliskanlah posting ini.

Tanggal 18 Juli kemarin, aku dan adikku berangkat ke Kudus, Jawa Tengah untuk menghadiri acara pernikahan bulik (tante) kami. Menggunakan jasa travel, kami bertujuh dengan seluruh penumpang travel berangkat dari Jogjakarta pukul 14.00 WIB. Aku dan adikku duduk di kursi belakang, hanya berdua. Di kursi tengah, terdapat seorang anak perempuan yang berusia sekitar 9 atau 10 tahun. Dia duduk bersama seorang laki-laki berusia sekitar awal 30 tahunan yang dipanggil oleh anak kecil itu dengan sebutan om. Untuk selanjutnya, aku sebut anak kecil itu dengan Ade aja ya?

Dari pertama kami berangkat. si Ade ini terus-terusan menangis. Semakin menjauhi Jogja (Magelang, Semarang) si Ade semakin kenceng nangisnya. Semakin mendekati Kudus, tangisannya semakin menyayat hati. Si om ini bolak-balik menelpon ayah dan bunda si Ade. Si Ade juga bolak-balik bilang di telpon kalo ia kangen sama kakak-kakaknya.

Waktu itu aku berpikiran, bahwa mungkin kedua ortu si ade ini berpisah. Soalnya si om ini bolak-balik nelpon ke HP ayah dan bunda, bukan ke satu HP lalu bergantian berbicara.

Setelah sampai di Kudus dan si Ade bersama omnya nyampe di rumah, seorang bapak yang juga duduk di deretan bangku itu kemudian bercerita (seperti yang dicertikan oleh si om). Jadi benar, ayah dan bunda Ade bepisah. Sang ayah bersama dua kakaknya tinggal di Jogja, dan sudah menikah lagi dengan janda beranak 1). Sang bunda pun sudah menikah lagi dan punya anak berusia 1 tahun. Perpisahan itu terjadi ketika Ade berusia 1,5 tahun. Karena sang ayah yang seniman dan tidak mempunyai penghasilan tetap, maka sang bunda pun meninggalkannya. Kedua kakak si Ade waktu itu sudah SMP dan SMA, sudah bisa memilih. Sedang si Ade tidak. Om yang bersama Ade ini adalah adik dari sang bunda. Ade menghabiskan liburan sekolahnya di tempat sang Ayah.

Menurut si om, si Ade sudah pengen banget tinggal bersama kakak-kakaknya. Masuk akal, karena si Ade pasti merasa lebih nyaman disayang oleh kakak-kakaknya, dibanding harus meyayangi adik barunya. Tapi sang bunda menolak. Tidak sampai usia si Ade 17 tahun.

Miris mendengar kisahnya. Berasa menonton film. Perceraian memang keputusan yang diambil oleh oran tua. Mereka menganggap bahwa perceraian adalah yang terbaik buat mereka. Yaa, mereka. Kalo ada kasus seperti Ade ini, harusnya mereka bertanggungjawab. Ade menderita karena perpisahan kedua orangtuaya. Dia belum bisa memilih jalannya, namu dipilihkan. Dan ia tidak bahagia, atau, kurag bahagia. Padahal Ade punya hak untuk didengarkan pendapatnya, punya hak untuk diberi kasih sayang, dan sebagainya seperti dalam 31 Hak Anak.

Anak-anak di Indonesia, ternyata belum semuaya bahagia. Mari jadikan mereka anak yang bahagia. Karena kita pernah menjadi seorang anak, dan pasti ingin bahagia.....

Untuk seluruh anak Indonesia.... Semoga kalian mendapatkan kebahagiaan....



Oh Bahasa (2)

Postingan ini diawali oleh sms seorang teman yang menanyakan soal bahasa inggris. Sms nya begini..."...mau buat jaket angkatan nih.... kalo teknik mesin bahasa inggrisnya machine engineering bukan? kok aneh ya?"

*garuk-garuk kepala*

Sempat pengen ngerjain dengan membalas "Engine Engineering", engine artinya mesin kan? Gyahahaha......
Juga terbersit pikiran, "Kenapa jaket angkatan harus dibuat menggunakan bahasa inggris? Kenapa nggak pake bahasa Indonesia aja seeh? Lebih gampang kan.....

Kejadiannya juga sama kayak tahun 2002 an, ketika teman2 angkatan pengen buat jaket angkatan. Nggak ada masalah dengan nama fakultasnya. Karena jelas, Psychology. Perdebatan mulai ribut dengan nama universitas. Universitas Islam Indonesia, diterjemahkan menjadi apa?
#1. Indonesian Islamic University? ato
#2. Islamic University of Indonesia?
Secara harfiah kalo yang baca orang Indonesia pasti bilang... ah, sama aja tuh... Tapi menurut orang yang cukup ahli (sampe ditanya ke tempat bimbel loh, niat bangeeet....), kedua kalimat itu berbeda makna. #1 bermakna kalo universitas tersebut adalah universitas nya orang islam indonesia, yang berarti bahwa ada islam lainnya, islam malaysia, islam arab, islamnya amrik, dst... kalo yang #2 artinya lebih masuk, yaitu universitas islam yang berada di indonesia.

*manggut-manggut*
keputusan, pake yang no.2

Ada lagi yang bingung banget untuk membahasainggriskan jurusan Penginderaan Jauh, Fakultas Goegrafi. Bolak-balik nanya. "masak Remote Sensing sih kak? kok aneh ya?". Waktu itu aku tanya lagi, "di kamus ada nggak?". Dia jawab ada. Nah, kok bingung? Dalam hati aku juga ngerasa aneh sih, kalo yang dipelajari adalah mengenai Pengkontrolan Jauh, dan ada jurusannya, maka nama jurusan di jaket angkatan bisa Remote Control dong? Huehehehehe......

Yang di teknik elekro juga sempat bingung. Electro engineering ato electricity engineeing?
*guling-guling*
Ya electrical engineering dong.....

Makanya, pake bahasa indonesia aja kenapa sih? Kan lebih enak. Lebih ngerti.

Ngomong2 soal engineering, bapakku bilang asal katanya dari engine (mesin) dan near (dekat). Jadi engineer (tukang insinyur) itu adalah orang yang kerja di dekat mesin. Masuk akal plus ngasal.

Trus tentang Teknik Mesin, yang benar adalah Mechanical Engineering. Secara makna, bukan harfiah. Soalnya kalo diterjemahkan balik tuh Mechanical Engineering artinya jadi Teknik Mekanik. Halaaaah.......

Saran: Boleh ngecek disini kalo pengen tau Bahasa Inggris yang benar. Bukan masalah menterjemahkan, tapi juga mengenai makna dan pemakaian kata dalam kalimat. Jadi nggak kaya Engine Engineering yaaaaaaaa....... Yang secara harfiah benar, tapi secara makna ngaco.....

Hidup bahasa Indonesia!

See the Part 1 here.

Friday, June 27, 2008

The Greatest Comeback

Kalo pada belum tau, kukasih tau ya. I'm a big fan of Boyband. Iyah, sekumpulan cowok cakep bisa nyanyi plus nari itu. Malu? Enggak lah. Semua orang punya selera musik masing-masing kan?


Sejak kenal musik, terus terang lagu-lagu dari boyband emang yang paling ngena di kuping dan hati. Nggak tau kenapa. Boyband pertama yang kusuka adalah, jelas, NKOTB. Terus bermunculanlah satu-satu, macamnya Take That, Backstreet Boys, Boyzone, dan seterusnya.

Sayang, kelompok jenis ini susah bertahan. Satu-dua album keluar, terus kelar. Yang masih eksis modelnya BSB sama Westlife juga nggak jauh dari guncangan. Satu-satu pun bubar.

Eh....sekarang, yang bubar-bubar itu pada muncul lagi. Pelopornya, Take That. Sukses, Boyzone ikutan. Sukses juga, NKOTB dah....


Ngomongin soal NKOTB, dari sekian banyak boyband yang comeback again, kembalinya NKOTB ke dunia musik adalah yang paling keren. Still had a good song, good looking, and a hot dance. Sumpah. Kalo boyband lainnya pada kaku goyang, ni boyband masih hot aja. Even with my favorite boyband, Boyzone. Nggak percaya, lihat aja di first appearance dan video klip summertime mereka ini. Mantabbbb.... Bandingin sama ini ataupun, maaf, ini.


The comeback of NKOTB is the best! Umm...tapi masih pantes dipanggil Kids nggak ya? Dah tua-tua gitu..... Jon (39), Danny (39), Donnie (38), Jordan (38), Joey (36).

Yang jelas, menurutku they doing great! *jadi pengen nyari buku tulis ku dulu, yang bergambar mereka, hihihihi...*

Monday, June 23, 2008

Sendirian Aja....

Beberapa hari yang lalu, nggak tau kenapa, rasanya bete banget. Serba salah. Perasaan nggak enak. Mo nangis aja. [Ternyata lagi PMS]

Ditengah perasaan yang kacau balau itu, aku memutuskan untuk menjalani Me-Time. Alias bersenang-senang untuk diriku sendiri.

Diawali dengan jalan-jalan (sendirian) ke JEC (Jogja Expo Center) buat liat pameran komputer. Bosen, lanjut ke Ambarrukmo Plaza. Ternyata, di sana juga lagi ada pameran. Pameran pembangunan propinsi2 di Indonesia. Lumayan...ada obat kangen kampung halaman.

Amplaz tiga kali mati lampu. Ada yang kejebak di lift. Serem juga ternyata, bergelap-gelapan di tempat sebesar itu.

Lanjut nonton di 21. Death Sentences. Sebuah film drama-suspence yang keren banget. 15 menit pertama, nangis mbrebes. 30 menit kemudian, deg-degan. Menit-menit terakhir, tarik napas, tutup mata, njerit, menghela nafas, bergidik, dan seterusnya...... Nonton aja. Tapi nonton di bioskop lebih asik, efek suaranya itu lho.....

Sedikit lega. Haus. Ke Food court Amplaz. Minum sendirian. Ada mas-mas, numpang duduk di tempatku. Dia kemudian bertanya,
Sendirian aja mbak?

Aku jawab
Iya


Dia nanya lagi,
Kalo besok2 nggak ada teman, sms aku aja. Ntar tak temeni.

Aku,
Pergi. Serem.


Di kos,
Adik koksku yang tau aku jalam2 sendirian bertanya.
Kok sendirian aja sih. Tau gitu tak temenin. Kan nggak enak jalan sendirian.....

Jawabku,
Kalo berani sendirian, buat apa barengan.


Sometimes.....sendirian itu lebih enak
Tapi, bersama2 dengan teman atau keluarga itu lebih aman....


Btw, temen2ku pada pindahan nih.... Aku? Belum kepikiran. Tipe setia sih........