"With you is where I'd rather be... But we're stuck where we are... And it's so hard,you're so far... This long distance is killing me...
I wish that you were here with me... But we're stuck where we are... And it's so hard,you're so far.... This long distance is killing me.."
Monday, March 07, 2011
This long distance is killing me....
Thursday, December 31, 2009
At The End of My Not-So-Perfect Year
Resolusi 2009 ga terlaksana.. Thesis saya ga selesai. Eh, belum ding. Ga usah ditanya kenapa. Sekarang saya sudah bekerja kecil-kecilan. Jadi manajer di perusahaan kecil milik bapak saya. Nggak banyak untungnya, yang ada gaji ga ada dan pusing buat nyari pinjaman (yes, that's the fact..). Tapi memiliki (oh, maaf, ini belum jadi milik saya sih, but someday might be.. haha..) perusahaan sepeti ini lumayan menambah pengalaman... Apalagi saya emang ga ada niatan kerja sama orang ntuk selamanya, jadi ini pelajaran beharga yang diajarkan secara ga langsung pada saya..
Di tahun 2009 ini juga mengalami kesedihan yang luar biasa. Dua kali. Yang pertama meninggalnya Steve Gately nya Boyzone. In case you don't know, i am a big fans of Boyzone and off course, Steo. Kehilangan dia serasa kehilangan sebagian masa remaja saya. Ini bukan lebay. Ini beneran. Saya tumbuh bersama mereka, tumbuh dengan mencintai mereka, tumbuh dengan lagu-lagu mereka. Mereka banyak mengajarkan banyak hal kepada saya. Terutama tentang "pengharapan", "usaha meraih impian", "mencintai tanpa batas", dan entahlah (well, i'm started to shed a tears when i write this..) apalagi yang mereka ajarkan. Mereka menemani saya di saat2 terberat saya (tentu saja bukan secara fisik hadir menemani, hanya lewat lagu saja). Impian saya suatu saat dapat menonton konser mereka secara live.. Namun kandas 8 tahun yang lalu saat mereka memutuskan bubar... Dan secara mengejutkan, harapan itu muncul kembali saat mereka memutuskan "comeback".. Saya berusaha untk mewujudkan impian saya ini... Begitu bahagia saat tahu bahwa harapan ternyata masih ada.... Sampai Steo pergi meninggalkan dunia ini.. Dunia saya seperti berantakan.. Tahu bahwa salah satu asa saya yang masih tersisa, ternyata hancur juga... Tapi akhirnya saya bisa melewatinya.. Dan untungnya, asa itu pun masih ada.. :)
Kesedihan kedua berhubungan dengan "dia"... Aih, ga ada habisnya sepertinya jika membicarakan dia... Jarak yang sempat terbentang jauh dengannya perlahan mendekat... Saya pun akhirnya dapat merasakan cintanya yang sangat hangat... Tapi, sayang itu gak bertahan lama... berkali-kali mencoba menghapus segala rintangan yang ada, tetap banyak rintangan lain yang muncul... Sebenarnya saya masih ingin bertahan, tetapi ternyata dia tidak cukup kuat untuk saya... Dia tidak bisa bertahan... So yes, it's over... And it's hurts me, so much... And it was still hard to get through and over it until today... Half of my heart waste away with this...
Dan sialnya, saya mengalami ini saat saya jauh dengan sahabat2 saya... Pasti lebih ringan saat bisa berbagi dengan mereka...
I was so vulnerable... But I still had a little strength to carry on....
Resolusi 2010 : Be a better person than this year.. And i want my really own happiness... I really do... in any matter of life....
So, happy new year 2010.....
Monday, November 24, 2008
Seuntai Tanya
Kenapa,
Jarak yang jauh itu pun,
Tak mampu membuatuku berhenti,
Sedetik saja untuk mencintaimu?
Kenapa,
Perbedaan di antara kita ini,
Tak bisa merenggangkan sedikitpun,
Perasaan yang ada?
Kenapa,
Kau tak berhenti saja di sini,
Jangan kemana-mana lagi,
Dan gapai aku?
Tak tahukah kau,
Terkadang terasa menyesakkan,
Walau aku masih mampu tuk bertahan?
(Picture taken from here)
Friday, October 31, 2008
Usia Yang Singkat
Lahir, Jodoh, Rejeki, dan Kematian adalah rahasia Allah.
Tidak ada yang tau kapan dan bagaimana datangnya....
Tahun 2008 ini bagiku rasanya cukup menyedihkan.
Di saat ada teman yang telah menemukan jodohnya dan memulai kehidupan yang baru,
Di tengah sukacita beberapa teman dan keluarga yang baru saja menyambut kehadiran penerus keluarga....
Ada duka,
Ada banyak berita duka...
Keluarga, sahabat, juga keluarga sahabat
Sudah kembali kepada penciptanya.....
Sedih....
Namun yang paling menyedihkan adalah berita perginya bulik/tante ku, 25 Oktober 2008 kemarin
Tepat 100 hari setelah hari pernikahannya...
Mengejutkan
Tanpa sakit, bukan kecelakaan..
Hanya memang karena sudah waktunya....
Padahal usianya baru menjelang 30 tahun
Padahal kehidupan barunya baru dimulai
Padahal baru beberapa waktu yang lalu dia SMS aku bertanya merk garam mandi yang kubawa saat pernikahnnya kemarin
Padahal dan padahal lainnya terus berkecamuk dalam tanya.....
Tapi itulah hidup....
Semuanya akhirnya kembali kepada Nya
Semua jalan kehidupan berkhir pada gundukan tanah jua
Innalillaahi Wa Inna Illaahi Raji'un.....
Pesan moral : Jalani kehidupan dengan sebaik-baiknya, selalu di JalanNya, karena kita tak pernah tau kapan IA akan memanggil kita kembali....
Miz you Bulik.....
Thursday, July 24, 2008
I (want to) choose my road...
From someone or something
So scared what life could hold
Didn't even want to know
Each day I would stand against it
Put up my defences
Wouldn't let nobody inside
Then you walking in my life
Your love is all I know
Never let you go
Baby with you I choose my road
All my life
You're the reason why
Baby with you I walk that road
(Ronan Keating-Keep On Walking; written by Keating/Leonard/Thicke)
Kalo orang yang sudah dewasa pasti bisa menentukan, memilih dan menjalani pilihannya. Tapi gimana dengan anak-anak?
Menghormati Hari Anak Nasional, maka tertuliskanlah posting ini.
Tanggal 18 Juli kemarin, aku dan adikku berangkat ke Kudus, Jawa Tengah untuk menghadiri acara pernikahan bulik (tante) kami. Menggunakan jasa travel, kami bertujuh dengan seluruh penumpang travel berangkat dari Jogjakarta pukul 14.00 WIB. Aku dan adikku duduk di kursi belakang, hanya berdua. Di kursi tengah, terdapat seorang anak perempuan yang berusia sekitar 9 atau 10 tahun. Dia duduk bersama seorang laki-laki berusia sekitar awal 30 tahunan yang dipanggil oleh anak kecil itu dengan sebutan om. Untuk selanjutnya, aku sebut anak kecil itu dengan Ade aja ya?
Dari pertama kami berangkat. si Ade ini terus-terusan menangis. Semakin menjauhi Jogja (Magelang, Semarang) si Ade semakin kenceng nangisnya. Semakin mendekati Kudus, tangisannya semakin menyayat hati. Si om ini bolak-balik menelpon ayah dan bunda si Ade. Si Ade juga bolak-balik bilang di telpon kalo ia kangen sama kakak-kakaknya.
Waktu itu aku berpikiran, bahwa mungkin kedua ortu si ade ini berpisah. Soalnya si om ini bolak-balik nelpon ke HP ayah dan bunda, bukan ke satu HP lalu bergantian berbicara.
Setelah sampai di Kudus dan si Ade bersama omnya nyampe di rumah, seorang bapak yang juga duduk di deretan bangku itu kemudian bercerita (seperti yang dicertikan oleh si om). Jadi benar, ayah dan bunda Ade bepisah. Sang ayah bersama dua kakaknya tinggal di Jogja, dan sudah menikah lagi dengan janda beranak 1). Sang bunda pun sudah menikah lagi dan punya anak berusia 1 tahun. Perpisahan itu terjadi ketika Ade berusia 1,5 tahun. Karena sang ayah yang seniman dan tidak mempunyai penghasilan tetap, maka sang bunda pun meninggalkannya. Kedua kakak si Ade waktu itu sudah SMP dan SMA, sudah bisa memilih. Sedang si Ade tidak. Om yang bersama Ade ini adalah adik dari sang bunda. Ade menghabiskan liburan sekolahnya di tempat sang Ayah.
Menurut si om, si Ade sudah pengen banget tinggal bersama kakak-kakaknya. Masuk akal, karena si Ade pasti merasa lebih nyaman disayang oleh kakak-kakaknya, dibanding harus meyayangi adik barunya. Tapi sang bunda menolak. Tidak sampai usia si Ade 17 tahun.
Miris mendengar kisahnya. Berasa menonton film. Perceraian memang keputusan yang diambil oleh oran tua. Mereka menganggap bahwa perceraian adalah yang terbaik buat mereka. Yaa, mereka. Kalo ada kasus seperti Ade ini, harusnya mereka bertanggungjawab. Ade menderita karena perpisahan kedua orangtuaya. Dia belum bisa memilih jalannya, namu dipilihkan. Dan ia tidak bahagia, atau, kurag bahagia. Padahal Ade punya hak untuk didengarkan pendapatnya, punya hak untuk diberi kasih sayang, dan sebagainya seperti dalam 31 Hak Anak.
Anak-anak di Indonesia, ternyata belum semuaya bahagia. Mari jadikan mereka anak yang bahagia. Karena kita pernah menjadi seorang anak, dan pasti ingin bahagia.....
Untuk seluruh anak Indonesia.... Semoga kalian mendapatkan kebahagiaan....


Tuesday, April 15, 2008
Yang Baru... Yang Baru...
Setelah beberapa hari ini stres sama koneksi internet di mana-mana
Jadi terbatas dan lambatnya gak karuan
Akhirnya refresh sedikit ah...
Nemu template cantik ini...
Pake dong...
Pengen ganti gambar mbak diatas pake gambarku jadinya... (hehehehe....tapi gak bisa)
Terus, aku baru aja nyelesein mbaca buku Girls Of Riyadh, karangan Rajaa Alsaneea
Wah ceritanya keren. Seru. Mengangkat hal-hal yang tabu untuk diungkap mengenai gadis arab [kayak silet aja...]
Entar tak tulis reviewnya deh.
Ini novel yang aku baca akhir-akhir ini, setelah Harry Potter dan Relikui Kematian.
Hahahaha... bacaannya akhir-akhir ini komik mulu sih....
Umm.... kabar baru lainnya...
Praktek Kerja Profesi ku selese juga [finallllllllllllllllyyyyyyyyyyyy......]
Walau belum bener-bener kelas.
Tapi melihat lima laporan berjejer di kamar, rasanya lega banget.
Setelah kejadian-kejadian yang melelahkan, gak percaya aja semuanya bisa kelar.
Ada kabar lain apa lagi ya?
Perubahan status nih...
Dari In Relationship jadi In-I-Don't-Know-What-Kind-of-Relationship-I-am
Gyahahaha.....
Proses...proses...
Pendewasaan nih.... But I-or-We-think, we've goin through it all
Like we always did...
[But as i always did, i still loving you...]
Yah...
That's all for the day....
Keep movin'on... as always...
See ya.....
Wednesday, March 19, 2008
Bimbang : Tak Cukup Hanya Cinta
Menghampiri kita
Kita yang selama ini memang bimbang dengan perasaan masing-masing
Cinta itu ada,
Aku tahu dan kamu juga tahu..
Cinta itu tetap ada,
Bahkan ketika jarak pernah membentang..
Cinta itu ternyata masih ada juga,
Ketika waktu mempertemukan kita..
Tapi cinta apa itu?
Cinta apa yang masih tersisa?
Kenapa sekarang terasa berbeda?
Cinta yang pernah ada, adalah cinta masa remaja
Kini kau dan aku sudah pada usia yang berbeda
Berbeda dengan cinta yang dulu pernah ada
Telah kumiliki kehidupan saat dirimu tak ada di sampingku
Telah kau lewati kehidupan saat aku tak di sisimu
Kita berdua, sudah punya jalan masing-masing
Dan kini,
Mengapa terasa sulit menyatukan jalan kita berdua
Kemana arah dan tujuan kita
Bagaimana meghadapi jarak yang masih terbentang ini?
Padahal ada cinta yang mengikat kita
Sungguh,
Ternyata tak cukup hanya cinta.......
Apalagi?
Monday, January 07, 2008
Menjaga Hati (Yovie & Nuno)
Menjaga Hati (Yovie & Nuno)
Masih tertinggal bayanganmu
Yang telah membekas di relung hatiku
Hujan tanpa henti seolah pertanda
Cinta tak disini lagi kau tlah berpaling
Biarkan aku menjaga perasaan ini
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkan mu
Masih adakah cahaya rindumu
Yang dulu selalu cerminkan hatimu
Aku takkan bisa menghapus dirimu
Meski ku lihat kini kau di seberang sana
Biarkan aku menjaga perasaan ini
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkan mu
Andai akhirnya kau tak juga kembali
Aku tetap sendiri menjaga hati....
Biarkan aku menjaga perasaan ini
Menjaga segenap cinta yang telah kau beri
Engkau pergi aku takkan pergi
Kau menjauh aku takkan jauh
Sebenarnya diriku masih mengharapkan mu
Sejujurnya diriku masih mengharapkan mu
Ya...lagu Yovie & Nuno yang baru ini, aku banget.....
Tapi, setelah hampir 10 tahun menjaga hati, dia kembali....
Mencoba tuk merajut lagi yang sempat terjalin....
Semoga, ini untuk selamanya......
Sungguh, tidak semua penantian sia-sia...
You can download the song here
Tahun Baru 2008, Aku Rayakan di Rumah Sakit
Ngapain pas mau masuk tahun baru 2008?
Ngerayain sama teman, keluarga, pacar?
Di rumah, resto, hot spot, pergi ke luar kota/negeri?
Ato berdzikir di rumah, introspeksi?
Syukurlah.....
Di malam pergantian tahun, saya malah melewatinya di RUMAH SAKIT
Gejala tipus yang berkompilasi dengan Infeksi di lambung membuat saya harus bed rest selama 7 hari....
Empat hari di RS dan 3 hari di rumah....
Di pergantian tahun membuat saya sadar
Betapa kesehatan itu sangatlah mahal
Betapa saya masih dicintai Allah, karena memberi saya hadiah tahun baru paling berharga
Buat temen2 yang udah besuk, thx so much
Buat adikku yang udah jaga, love u...
Buat bapakku dan VICO Indonesia yang udah nanggung biaya RS, arrigatou....
Buat ibuku, makasih brownieznya......
Wednesday, October 10, 2007
Surat Cinta Buat Bapak Polisi Negara Republik Indonesia
Bapak-bapak POLRI yang terhormat,
Maaf jika surat saya ini mengganggu pekerjaan bapak-bapak yang sudah banyak, menjadi aparatur negara sekaligus pelayan masyarakat. Tetapi ada banyak hal yang ingin saya sampaikan kepada bapak-bapak, sebagai curahan hati saya.
Pak Polisi, sebuah profesi yang menurut saya waktu kecil dul, sangat keren, gagah, dan baik hati. Tetapi sekarang....menurut saya, satpam malah jauh lebih keren dan baik hati.... Mengapa? Karena satpam ataupun security yang pernah saya temui, semuanya sopan dan sangat baik hati. Dan mengapa Pak Polisi kok tidak...?
Uneg-uneg ini jadi muncul, sejak kejadian naas yang menimpa saya pak, beberapa waktu yang lalu, yang membuat saya harus berhubungan dengan para polisi aparat penegak hukum dan pelayan masyarakat itu...
Dimulai dari pelaporan saya, mengenai kehilangan HP, Uang, SIM, STNK, dan ATM saya dalam sebuah dompet itu. Saya melaporkan kehilangan itu di Kantor Polisi Sektor terdekat. Seorang oknum aparat, dengan teganya meminta "penggantian biaya administrasi" kepada saya, yang, KEHILANGAN DOMPET! Ketidakpercayaan saya saat mendengar permintaan beliau itu, yang saya lanjutkan dengan klarifikasi pernyataan saya, "Maaf pak...saya kan kehilangan dompet, jadi tidak punya uang..." dibalas dengan menyakitkan hati. Ucapan yang kasar, dan mimik muka yang mengecewakan saya......
Tapi sudahlah.....hal itu membuat saya sedikit lebih bersabar. Dan mencoba memahami profesinya. Capek, banyak kasus, dan (mungkin) gaji yang kurang mencukupinya. Untunglah, semuanya pun cepat selesai. ATM dan Nomor HP saya bisa langsung diblokir dan mendapat ganti yang baru.
Kemudian, karena SIM dan STNK saya beralamat di Balikpapan, KALTIM, maka saya harus mengurusnya di POLRES dan SAMSAT di Balikpapan. Setelah melengkapi surat-surat yang diminta, maka sepulangnya saya ke Balikpapan dari Jogjakarta, saya langsung mengurus dua barang penting tersebut.
Untuk pengurusan STNK, Alhamdulillah tidak dipersulit. Hanya saya memang harus membayar lebih karena tidak bisa menyajikan bukti fisik kendaraan bermotor, yang memang ada di Jogja. Salut untuk polisi-polisi di SAMSAT.
Kekecewaan saya justru muncul di POLRES. Tempat mengurus SIM. Di bagian informasi sampai ke Loket 3-4, semuanya berjalan lancar pak. Tapi begitu masuk Loket 5, dimana saya harus mencari berkas lama SIM saya, kekecewaan mulai muncul. Dimulai dari pengesahan identitas di Unit REG IND, saya dan 2 orang lainnya diminta menunggu sebentar oleh Bapak IPTU, dan ketika tak lama seorang polisi masuk ke ruangan bapak tersebut dan membalikkan Laptop yang sedang dihadapi Bapak itu, maka terlihatlah apa yang membuat kami harus menunggu....Bapak IPTU sedang membuka FS......
Selesai mendaftar....masih harus menunggu foto SIM. Sangat lama. Dengan dalih kemarin mati lampu dan semua pemohon SIM hari sebelumnya juga ikut foto hari itu juga, saya merasa diperlakukan kurang profesional (tepuk tangan dulu buat PLN Balikpapan....). Karena setelah foto, saya ternyata belum bisa mengambil SIM saya keesokan harinya dengan alasan: Belum Foto dan Bukti Sidik Jari! Saya mencoba meyakinkan, saya sudah foto dan scan sidik jari (di Loket 5A - 6). Dan dengan penjelasan yang merendahkan saya, saya dinyatakan belum stempel sidik jari dan foto di luar. Oke, saya mengerti. Kemudian saya menunjukkan bahwa di berkas lama saya sudah pernah identifikasi sidik jari dan foto. Oke, foto bisa berubah, tapi sidik jari? Oke, kalaupun memang bisa, perlukah dengan ucapan yang kasar? Setengah berteriak menjelaskan seolah saya sangat bodoh dan harus dijelaskan berkali-kali? Baik, nggak mau banyak ribut pak, saya akhirnya foto dan identifikasi sidik jari lagi.... Dan sekembalinya saya ke Loket 5A-6, saya kembali merasa tidak dihormati. Apa yang anda rasakan ketika mendengar kalimat ini : "Wah, itu bukan urusan saya mbak, saya nggak tahu (untuk mengambil SIM saya)...bapaknya lagi nggak ada. Mbak janjian sekarang kah? Jam segini? Bapaknya tu lagi sholat! Tunggu aja di luar sana!" What???? So NOT PROFESSIONAL....! Apa staff kepolisisan tidak pernah diajarkan cara melayani masyarakat. Tidak bisakah staf itu berkata seperti ini, dengan nada yang lembut : "Maaf mbak, tunggu di luar dulu ya...bapak X ny masih Sholat.... Nanti kalo sudh datang mbak saya panggil....." Nnah...kan enak dengernya ya pak?
Waktu itu saya sangat ingin marah....tapi karena bulan puasa...tidak jadi....
Jadi buat bapak KAPOLRES ato KAPOLRI, tolong ya, anak buah sama staf nya diberi pengarahan lagi....Katanya pelayan Masyarakat.... Apa karena Pelayan, kalo kita minta apa-apa, harus bayar dulu, biar servis memuaskan? Enggak gitu kan pak?
Terima Kasih karena mau membaca surat ini sebentar.
Balikpapan, 10 Oktober 2007
Asri Prahesti, S.Psi
Tuesday, October 02, 2007
Miss U (After A Year)
28 Oktober 2006
Tanggal itu nggak pernah kulupa Ta...
Setahun yang lalu....
Kau meninggalkanku........
Meninggalkan kami....
Meninggalkan semua yang mencintaimu....
Melewati kamarmu.....
Tetap terasa kalau kau sedang tidur disana....
Sambil memeluk Momo - mu....
Ta....udah bahagiakah dirimu bersamaNya...?
Ta....tahukah kamu....?
Kalau aku begitu merindukanmu...
Disini...?
Posting about Her, here
Thursday, September 27, 2007
Cobaan di Bulan Puasa
Selasa 25 September 2007, pukul 12.00 siang, saat sholat Dzuhur.......
Di mushola fakultas psikologi UGM, aku kehilangan barang2 penting milikku....
HP SE T100 milikku, HP Nokia 3315 milik adikku, SIM, STNK, dan ATM Mandiri.....
Aku hanya berniat menghadap Mu ya Allah...tapi kau berikan cobaan ini... Cobaan di bulan suci ini....Dan aku bersyukur, ternyata telah menghadapi cobaanMu ini....Memang belum ikhlas...tapi aku mencoba pasrah....
Ini juga pelajaran buatku.....bahwa tidak semua orang baik walapun berada di tempat yang baik.... Pelajaran untuk mengelola emosi..... Untung kemarin bisa berpikir jernih.... Langsung lapor polisi, buat surat kehilangan, blokir atm sama simcard.....
Sekarang..perlahan2 yang hilang kembali... Dengan tabungan seadanya, berhasil beli HP baru, ATM baru juga udah diurus, No HP udah aktif lagi.... Yang belum SIM sama STNK nya.... Semoga cepat kembali.....
Memang...tidak semua musibah berakhir duka....
Friday, August 17, 2007
Me This Friday : Freaky and Fun!
Jumat 17 Agustus...MERDEKA!!!! Hehehe...
Semalam sebenernya habis be te beraaaaaaaaaaaat...............
Praktek Kerja ku agak tersendat2..habis sakit, masalah tanggung jawab Organisasi, masalah pribadi, aarggghhhhhhhhhhh........rasanya udah sedihhh aja........
Semua teman2ku udah berlari jauh....dan aku masih tertatih tatih....
Dan keselnya, nggak ada satu pun dari mereka yang mau mengulurkan tangan untuk membantu berlari....
Bahkan hanya sekedar bertanya, "Kenapa?
Yang di organisasi, temen2 KOPMA, seberat2nya perjuangan kita, tetap saja mau mendampingi berlari bersama...
Walaupun ada yang sudah di depan, mereka selalu akan melambatkan langkah untuk menanti ku menggapai mereka...
Atau bersorak dan mendukung, dan bahkan mengajak berlari bersama....
Hal yang juga dulu selalu dilakukan oleh empat sahabatku lainnya (D,R,A,W)...uh, you're the best lah....! (sekarang tingganl A&W aja-kaya merek resto ya? :p )
Makanya, kalo aku juengkel kaya gini.....aku pasti lari kembali ke rumah keduaku...
Di Kopma UII
Dimana kutemukan sahabat2 sejati....
Dan tadi pagi..
Terima kasih untuk acara 17 an nya....
Seru...Gila...Capek....but REALLY FUN!!!!
Makan kerupuk, Lomba kelereng, Masukkan paku dalam botol, Lomba pecahin air...sampe Tarik tambang!
Hahaha...gila....never been this happy until today.....
I LOVE YOU ALL MY KOPMA UII's MATES!!!!
Friday, August 10, 2007
Berjuang dengan Virus
Kesib ukan yang sedang menerpa hari-hariku akhir-akhir ini membuat pertahanan diriku perlahan-lahan melemah, baik fisik maupun psikis.
Tiga hari belakangan, pertahanan fisikku runtuh sudah. Kekebalan dalam tubuh tidak mampu lagi bertahan dengan virus penyakit yang menyerang. Dimulai dari mual-mual masuk angin, m****h, diare, badan panas-dingin, dan puncaknya semalam...badanku menggigil nggak karuan. Perasaan ga dingin2 amat cuacanya, tapi badan ini nggak bisa ditahan untuk nggak bergetar (lupa non aktifin silent mode - emangnya HP!). Beruntung masih punya adik yang melek tengah malam....yang dengan baik budinya bersedia merawat kakaknya yang masih menggigil dibalik selimut... Memasakkan air panas buat kompres, membuatkan teh panas, memasangkan sweater dan kaos kaki (uh....i love you sist...), juga meminumkan obat penurun panas. Dan setelah perjuangan berat melawan virus yang ada di tubuhku ini, sekitar enam jam kemudian tubuhku perlahan-lahan menuju stabil.... Semakin siang, setelah tidur yang cukup dan makan yang cukup...aku pun kembali bisa melakukan aktivitas ku di kampus...perlahan lahan.....
Dan beberapa hari belakangan ini, pertahanan psikis ku juga mulai melemah....Duh hal-hal sensitif bisa langsung bisa bikin aku emotionally down..... Jadi sering nangis.... Jadi sering kangen... sama rumah, sama temen lama, sama keluarga, dan sama seseorang....
Harus berjuang lagi.....perlu multivitamin nih....
Tuesday, July 24, 2007
Kembali Ke Jogja
Ada 2 hal yang kurasakan saat kembali ke Jogja. Sedih dan Senang. 15 Juli 2007, jam 20.00 waktu Jogja, pesawat Garuda GA 541 dari balikpapan mendarat dengan manis di bandara di Sutjipto. Saat kembali menjejakkan kaki di bumi Jogja (halah....bahasanya...), perasaan sedih meninggalkan kampung halaman sejenak melanda.
Sedih karena kok cepet banget meninggalkan balikpapan, senang karena akhirnya bisa segera praktek kerja.
Sedih....
Tapi, bagaimana lagi. Di Jogja ;ah tempat aku berusaha menggapai mimpiku.
Di Jogja lah, aku pernah bertemu dan berteman dengan orang-orang yang menakjubkan.
Di Jogja, banyak pengalaman, cerita duka maupun bahagia, yang telah kualami.
Di Jogja, asiknya beli barang yang murah, makanan yang beragam, toko buku murah, juga 21...
Bagaimanapun beratnya meninggalkan kampung halaman, di Jogja juga sudah hampir menjadi kampung halaman kedua, setelah enam tahun aku tinggal disana. Bahkan, di Jogja pun aku sempat menemukan cinta, walau hanya sesaat.
Suatu saat nanti, saat aku sudah nggak di Jogja lagi, pasti aku akan kangen, dengan kenyamanan yang telah Jogja berikan..........
Monday, July 09, 2007
Puisi Untuk Calon Suamiku
Suamiku nanti,
Mungkin bukan pria romantis,
Yang selalu kirimin bunga, beliin boneka,
Atau bahkan ucapkan kalimat mesra setiap hari...
Dia mungkin juga,
Bukan Pria yang ingat akan hal-hal kecil dan detail,
Seperti tanggal jadian atau bahkan ulang tahun pernikahan...
Dia juga bisa saja,
Pria yang dengan pede nya mengatakan bisa memperbaiki laptop ku,
Tetapi tetap saja aku harus membawa laptop ku ke tukang servis,
Keesokan harinya...
Dia mungkin saja bukan Pria berkacamata,
Dengan senyum manis,
Dan dengan semua kriteria yang aku impikan...
Tapi aku yakin...
Dialah pria yang akan selalu ada di sisi ku saat aku membutuhkannya,
Dialah pria yang tetap terlihat tampan walau sedang tidur,
Dialah pria yang asyik buat diajak nonton sepak bola, Moto-GP, bahkan film2 romantis yang aku sukai (tapi kurang disukainya),
Dialah pria yang berusaha memberikan yang terbaik yang ia bisa untuk kebahagiaanku,
Dialah pria yang membimbingku menuju rahmat dan ridhoNya...
Dia mungkin bukan pria yang sempurna,
Tetapi dialah pria yang membuat hidupku jauh lebih sempurna.....
Teruntuk calon suamiku yang masih belum dipertemukan denganku olehNya. Aku sedang belajar mencintaimu, mulai hari ini....
(Ini aku tulis, setelah tadi siang mimpi aneh2 gak jelas tapi indah, tentang seorang pria. Hehehe...)
Thursday, June 14, 2007
Balada Pejalan Kaki
Apa enaknya jalan Kaki?
Jawabku: Enak...soalnya selain sehat, kalo jalan kaki itu bisa ngelihat hal2 unik yang mungkin nggak bisa kamu lihat ketika kamu naik motor atau mobil, apalagi pesawat! Hehehe...
Terus, sebagai pejalan kaki, apa nggak enaknya?
Jawabku: Banyak!
Menjadi pejalan kaki di jogja adalah hal yang paling tidak nyaman. Sori buat orang jogja, tapi inilah yang aku rasakan. Coba, dimana salahnya, ketika aku nyebrang di Zebra Cross, tapi di klaksonin orang, sambil teriak, "Woy, kalo jalan lihat2 dong?" *Aku: Hah?*
Terus, pas kamu asik2 jalan di TROTOAR...tau trotoar apa fungsinya kan? Eh tiba2 ada mobil klakson2 dari depan dan memintamu untuk turun dari trotoar karena mobil mewah itu ingin PARKIR di trotoar tempat aku sedang berjalan...WHAT????
Apa juga yang kamu rasakan, saat berjalan kaki, berlari kecil, dan kamu sedang kehujanan, sambil berpayung ria, tiba-tiba sebuah mobil/motor lewat dengan kencang disebelahmu, dan PYARRRRR.......genangan air hujan di jalan raya pun mendarat dengan indahnya di dirimu yang sudah kebyes....GRRRRR........
Gimana rasanya, kamu lagi nyebrang jalan (terutama jalan kaliurang), baru setengah jalan, kamu tidak bisa menyebrang, karena ramenya kendaraan yang lalu lalang, tidak memberi kesempatan kamu menyebrang, malah marah2 sambil bunyiin klakson, dan memintamu untuk segera menyebrang? ORANG GILA!!!
Aku nggak tahu, apakah kalian pernah merasakannya. Di Balikpapan, aku jarang merasakannya. Disana pejalan kaki dilindungi oleh Undang-Undang. Disana aku bisa menyebrang jalan dengan tenang. Walopun fungsi trotoar disana juga sudah beralih fungsi, setidaknya menjadi pejalan kaki di Balikpapan tidak terlalu merisaukan (apalagi jalan kaki di pagi hari diiringi angin laut yang sepoi2...).
Tolong segera buat UU Hak Pejalan Kaki.
Dan tolong buat kalian semua, hormati kami para pejalan kaki.....
Tuesday, June 12, 2007
Mau Jadi Psikolog
Hehehe..pengen nulis tapi ga ada bahan nulis...
Akhir2 ini, hari2ku penuh dengan deg2an dan mimpi...
Kalo (insya Allah) setahun lagi aku bakal jadi PSIKOLOG...
Agak nggak nyangka....hampir 2/3 jalan menuju kesana sudah terlewati...
Mimpi yang kubangun sejak kelas 2 SMP (1997) nyaris tercapai 10 tahun kemudian...
Mimpi yang perlahan menjadi kenyataan...
Dari dulu aku nggak pernah takut bermimpi...
Karena mimpiku akan menjadi tujuan dari hari yang telah kujalani selama 23 tahun ini...
Mimpi2 yang lain.....tunggulah...akan kugapai kalian semua....
Not just only dreaming...
I have an effort to pursue it...
Don't be affraid to dream....
Thursday, June 07, 2007
Mencintai Vs Dicintai
Mencintai atau Dicintai?
Kalo dalam kondisi seperti itu, kamu pilih yang mana? (Kondisi dimana kamu jomblo, bukan punya pasangan)
Wacana ini pernah diangkat oleh seorang temanku beberapa tahun lalu....
Jawabku saat itu,
Aku pilih dicintai. Karena kalo dicintai, walau ga mencintai, kita bisa belajar mencintai. Tapi kalo mencintai tapi gak dicintai balik, bikin kecewa."
Jawab temanku yang lain,
"Aku sih mending mencintai.....(alasannya aku lupa apa....)"
Hmm hmmm kalo kalian pilih yang mana?
Sampai hari ini, aku masih tetap pilih dicintai.
Kata seseorang (maaf aku lupa namanya, tapi kalo ntar ketemu,aku tulis namanya disini...
"Mencintai seseorang dengan teramat sangat, akan memberimu keberanian untuk menghadapi hari esok. Sementara dicintai oleh seseorang dengan teramat sangat, memberimu kekuatan untuk bertahan demi hari esok."
Neneknya Daiya dan Ichii juga pernah bilang ke Fuko,
"Pilihlah laki-laki yang lebih mencintaimu daripada yang kamu cintai. Karena jika dicintai, sampai keriput pun,tangan ini tidak akan lelah berhenti memasak untuknya (Parfait Tic, by Nagamu Nanajii)"
Opiniku ilmiah kan? Hehehe.....ini cuma masalah perasaan dan pilihan....
Kenapa aku angkat lagi?
Aku baru aja nonton dorama jepang Hana Yori Dango (original japan version of Meteor Garden). Gara2 nonton nih dorama, aku jadi kepikiran...enaknya dicintai sedalam itu oleh seseorang (Makino/San Chai yang begitu dicintai Doumyoji/Tao Ming Tse).... Trus beberapa hari yang lalu nonton Fear Factor edisi Reality Show Star, yang ada Ryan Sutter (The Bachelorette)....cara dia mencintai Trista, memandang Trista, memeluk Trista....nunjukkin banget kalo Trista bener2 dicintai oleh Ryan...

Duh...kan jadinya bener2 pingin dicintai....
"If it all falls apart, I will know deep in my heart. The only dream that matters had come true. That in this life, I was loved by you.... (In This Life by Ronan Keating)"
Monday, April 30, 2007
Every Child is Special
Akhir-akhir ini sering denger-lihat-baca berita-berita yang mengenaskan tentang anak-anak. Yang disiksa orang tua sendiri, diperkosa ayah kandung, di jual sampe dibunuh. Nggak ngerti apa yang ada di benak pelaku-pelaku kekerasan pada anak ini.
Dikata-katai....."Anak Setan, Nggak tau diuntung! (Bearti yang buat itu setan)
Dicubit, dipukul, disundut, disiram, dan dilain-lainnya lagi.
Tak ingatkah perjuangan mendapatkan anak itu?
Bayi yang dibuang di jalan...padahal banyak pasangan yang desperate ga punya-punya anak.
Anak yang ditelantarkan...padahal banyak orangtua yang kehilangan anaknya karena telah diminta kembali oleh penciptanya.
Banyak hal di dunia ini yang kejam. Banyak hal yang tidak bisa dijawab oleh akal. Dan anak-anak ini, semoga bisa membuat kalian semua sadar...bahwa setiap anak itu, dilahirkan dengan tujuan mulia...bahwa setiap anak yang dilahirkan itu...adalah hadiah yang sangat spesial.....
Mereka adalah anak-anak dengan retardasi mental...dimana kemampuannya tidak seimbang antara usia mental dengan usia sesungguhnya...Banyak dari mereka yang justru mendapat penerimaan penuh dari keluarganya. Mampukah kita kelak, menjadi orangtua seperti orangtua mereka?

