Bete nih, koneksi internet di kampus luambat byanget....
Buka jurnal ga bisa bisa..... Thesis ku apa kabarnya nih?
Bete, bete.....
Penutupan situs-situs yang menayangkan film fitna ga adil....
Bahkan beberapa situs itu kan merupakan situs networking (MySpace dan Multiply),
Ga adil...
Hak kita untuk menjalin networking kok dibatasi...(apa kabar akun MySpace dan Multiply ku...)
Bete, bete....
Ni flu en batuk ga kelar-kelar sih...
Thursday, April 10, 2008
Bete... Bete...
written under:
Corat-coret
Monday, April 07, 2008
Full House (TV Series)
Beredar juga, Full House DVD The Complete Season akhir 2007 kemaren. Thank's Warner, for making it real... Bisa nonton lagi akhirnya....

Full House ini yang serial barat ya? Bukan yang Korea.

Serial yang di Amerika ditayangkan oleh ABC tahun 1987 (di Indonesia sekitar tahun 1990 an) ini sukses banget. Dan inilah awal karir bagi si kembar kaya raya Mary-Kate dan Ashley Olsen, yang bermain di film ini saat ia berusia 9 BULAN.
Plot cerita ini tentang Danny Tanner (Bob Saget)yang meminta adik iparnya, Jesse Cochran (John Stamos) dan sahabatnya, Joey Gladstone (Dave Coulier) untuk tinggal bersamanya setelah kematian Pam, istri Danny dan kakak Jesse. Danny memiliki tiga putri bernama Donna Jo/DJ (Candace Cameron), Stephanie (Joddie Sweetin), dan Michelle (Mary-Kate and Ashley Olsen). Danny yang bekerja sebagai sport broadcaster berusaha membesarkan ketiga putrinya dengan bantuan Jesse dan Joey.
Serial ini lucu dan mengharukan. Menghibur sekaligus menghangatkan. Menontonnya kembali jadi ngerasa kembali ke tahun 90an ketika serial ini tayang. Kangen dengan serial-serial semacam ini yang pernah tayang di Indonesia (better than sinetron). Di serial ini, banyak cerita yang bisa dijadikan pelajaran berharga. Banyak hal. Terutama mengenai parenting. Bagaimana menghadapi masa ketika stephanie takut untuk masuk TK pertama kali. Bagaimana mensuport DJ yang dikatai kutu buku. Bagaimana menjawab pertanyaan2 anak yang susah (seperti: "Where's baby come from?"; "What's make girls different from boys?"; "Why people died?" etc....). Juga bagaimana pergulatan perasaan seorang ayah yang membesarkan 3 anak perempuannya ketika mereka semua beranjak dewasa. Cemas, bahagia, takut, semua jadi satu. Bagaimana perasaan seorang Kimmy ketika DJ melupakan ulang tahunnya ke 16 karena sibuk dengan pacar barunya. Bagaimana Michelle berusaha tidak menangis di kematian kakeknya karena ingin terlihat berani di mata Uncle Jesse. Waw.... tidak ditemukan di sinetron saat ini..... (mungkin keluarga cemara yang mendekati)
Buat yang pengen ngoleksi, serial ini dijual seharga sekitar 1,5 juta rupiah. Terdiri dari 8 season, 192 episode. Nggak kuat beli, rental aja. Aku juga ngerental kok. Yang tinggal di Jogja, hubungi aku kalo pengen tahu bisa ngerental dimana :)

Full House ini yang serial barat ya? Bukan yang Korea.

Serial yang di Amerika ditayangkan oleh ABC tahun 1987 (di Indonesia sekitar tahun 1990 an) ini sukses banget. Dan inilah awal karir bagi si kembar kaya raya Mary-Kate dan Ashley Olsen, yang bermain di film ini saat ia berusia 9 BULAN.
Plot cerita ini tentang Danny Tanner (Bob Saget)yang meminta adik iparnya, Jesse Cochran (John Stamos) dan sahabatnya, Joey Gladstone (Dave Coulier) untuk tinggal bersamanya setelah kematian Pam, istri Danny dan kakak Jesse. Danny memiliki tiga putri bernama Donna Jo/DJ (Candace Cameron), Stephanie (Joddie Sweetin), dan Michelle (Mary-Kate and Ashley Olsen). Danny yang bekerja sebagai sport broadcaster berusaha membesarkan ketiga putrinya dengan bantuan Jesse dan Joey.
Serial ini lucu dan mengharukan. Menghibur sekaligus menghangatkan. Menontonnya kembali jadi ngerasa kembali ke tahun 90an ketika serial ini tayang. Kangen dengan serial-serial semacam ini yang pernah tayang di Indonesia (better than sinetron). Di serial ini, banyak cerita yang bisa dijadikan pelajaran berharga. Banyak hal. Terutama mengenai parenting. Bagaimana menghadapi masa ketika stephanie takut untuk masuk TK pertama kali. Bagaimana mensuport DJ yang dikatai kutu buku. Bagaimana menjawab pertanyaan2 anak yang susah (seperti: "Where's baby come from?"; "What's make girls different from boys?"; "Why people died?" etc....). Juga bagaimana pergulatan perasaan seorang ayah yang membesarkan 3 anak perempuannya ketika mereka semua beranjak dewasa. Cemas, bahagia, takut, semua jadi satu. Bagaimana perasaan seorang Kimmy ketika DJ melupakan ulang tahunnya ke 16 karena sibuk dengan pacar barunya. Bagaimana Michelle berusaha tidak menangis di kematian kakeknya karena ingin terlihat berani di mata Uncle Jesse. Waw.... tidak ditemukan di sinetron saat ini..... (mungkin keluarga cemara yang mendekati)
Buat yang pengen ngoleksi, serial ini dijual seharga sekitar 1,5 juta rupiah. Terdiri dari 8 season, 192 episode. Nggak kuat beli, rental aja. Aku juga ngerental kok. Yang tinggal di Jogja, hubungi aku kalo pengen tahu bisa ngerental dimana :)
written under:
Jaman Dulu,
Review,
Serial Tv
Sunday, April 06, 2008
Full House Cast; 20 years later : All Grown Up!
Ingat sama serial Full House yang dulu beken di tahun 1995an? Dari situs ABCNews, gimana kabar mereka sekarang, setelah 20 tahun berakhirnya serial tv yang menceritakan tentang keluarga Tanner itu?
All Full House Casts
Danny Tanner (Bob Saget)
Uncle Jesse/Jesse Katsopolis (John Stamos)
Joey Gladstone (Dave Coulier)
D.J Tanner (Candace Cameron-Bure)
Stephanie Tanner (Jodie Sweetin)
Michelle Tanner (Mary-Kate & Ashley Olsen)
Kimmy Gibbler (Andrea Barber)
Rebecca Donaldson-Katsopolis, Jesse's Wife (Lori Loughlin)
Nicky and Alex Katsopolis (Blake & Dylan Tuomy-Wilhoit)
Steve Hale, DJ's boyfriend (Scott Weinger)
And, the casts (minus John Stamos), at Jodie Sweetin's Wedding...(2002)
Waw.... berubah semua ya.... terutama yang jadi Stephanie.... Sexy sekarang.....
Kabar terbaru mereka, cek di ABCNews
written under:
Info,
Jaman Dulu,
Serial Tv
Wednesday, March 19, 2008
Bimbang : Tak Cukup Hanya Cinta
Ah perasaan satu ini kenapa harus menghampiri
Menghampiri kita
Kita yang selama ini memang bimbang dengan perasaan masing-masing
Cinta itu ada,
Aku tahu dan kamu juga tahu..
Cinta itu tetap ada,
Bahkan ketika jarak pernah membentang..
Cinta itu ternyata masih ada juga,
Ketika waktu mempertemukan kita..
Tapi cinta apa itu?
Cinta apa yang masih tersisa?
Kenapa sekarang terasa berbeda?
Cinta yang pernah ada, adalah cinta masa remaja
Kini kau dan aku sudah pada usia yang berbeda
Berbeda dengan cinta yang dulu pernah ada
Telah kumiliki kehidupan saat dirimu tak ada di sampingku
Telah kau lewati kehidupan saat aku tak di sisimu
Kita berdua, sudah punya jalan masing-masing
Dan kini,
Mengapa terasa sulit menyatukan jalan kita berdua
Kemana arah dan tujuan kita
Bagaimana meghadapi jarak yang masih terbentang ini?
Padahal ada cinta yang mengikat kita
Sungguh,
Ternyata tak cukup hanya cinta.......
Apalagi?
Menghampiri kita
Kita yang selama ini memang bimbang dengan perasaan masing-masing
Cinta itu ada,
Aku tahu dan kamu juga tahu..
Cinta itu tetap ada,
Bahkan ketika jarak pernah membentang..
Cinta itu ternyata masih ada juga,
Ketika waktu mempertemukan kita..
Tapi cinta apa itu?
Cinta apa yang masih tersisa?
Kenapa sekarang terasa berbeda?
Cinta yang pernah ada, adalah cinta masa remaja
Kini kau dan aku sudah pada usia yang berbeda
Berbeda dengan cinta yang dulu pernah ada
Telah kumiliki kehidupan saat dirimu tak ada di sampingku
Telah kau lewati kehidupan saat aku tak di sisimu
Kita berdua, sudah punya jalan masing-masing
Dan kini,
Mengapa terasa sulit menyatukan jalan kita berdua
Kemana arah dan tujuan kita
Bagaimana meghadapi jarak yang masih terbentang ini?
Padahal ada cinta yang mengikat kita
Sungguh,
Ternyata tak cukup hanya cinta.......
Apalagi?
Tuesday, February 19, 2008
The Other Side of Me
Banyak tempat untuk lebih mengenal aku...
Lagi banyak bikin koneksi di berbagai tempat juga....
Jadi,
Boleh liat-liat dan mampir...
Lihat di box "The Other Side of Me" yah...
written under:
Info
Subscribe to:
Posts (Atom)

